Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Peluang IPO di Ujung Tahun Cukup Besar

Sumber: Harian Kontan
18/11/2009
Yuwono Triatmodjo, Sandy Baskoro, Yura S.

JAKARTA. Menjelang akhir tahun ini, selain berharap berkah window dressing yang lazim terjadi menjelang tutup tahun, para investor di Bursa Efek Indonesia juga berpeluang memetik untung dari penjual saham perdana alias initial public offering (IPO).
 
Salah satu yang akan menggelar IPO dalam waktu dekat adalah PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) yang berencana menggelar IPO awal bulan depan.

IPO anak usaha Krakatau Steel ini akan menambah jumlah perusahaan yang masuk bursa tahun ini menjadi 9 perusahaan. Jumlah ini tergolong minim dibandingkan dengan tahun lalu di mana ada 18 perusahaan yang IPO, dengan nilai mencapai Rp 24 triliun. Sedangkan hingga kini, nilai IPO sepanjang 2009 hanya sekitar Rp 1,4 triliun.

Tapi, menjelang tutup tahun ini, jumlah perusahaan yang IPO masih mungkin bertambah. Sebab, akhir bulan lalu, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito mengatakan, ada 8-9 perusahaan yang melaporkan rencana IPO dalam waktu dekat ini.

Jika rencana IPO tersebut berjalan, maka dalam sisa waktu 1,5 bulan sebelum akhir tahun ini, bakal ada banjir IPO. Selain Latinusa, beberapa perusahaan yang berencana IPO adalah Gunawan Dianjaya Steel dan Dian Swastika. Ada pula dua BUMN, yaitu Bank Tabungan Negara (BTN) dan Perusahaan Pembangunan.

Peluang mereka masuk bursa di penghujung tahun ini cukup besar. Pasalnya, menurut Kepala Riset Kresna Graha Sekurindo Jordan Zulkarnaen, saat tren bursa bullish (naik) seperti sekarang investor cenderung memilih saham IPO. Maklum, investor gencar mencari saham yang memberi diskon terhadap harga wajarnya.

Sebaliknya, bila bursa sedang loyo (bearish), investor akan mencari saham yang sudah tercatat di bursa, dengan membeli di harga terendah.

Jadi, IPO di akhir tahun ini sangat tepat. "Respon masyarakat dipastikan positif dengan membaiknya ekonomi nasional pasca krisis," kata Direktur Paramitra Alfa Sekuritas Ukie Jaya Mahendra.

Ukie menambahkan, semua sektor bisnis menawarkan potensi yang menarik. Tapi yang paling menarik adalah infrastruktur dan pertambangan.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130