Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Pembangunan 1.000 Menara Rusun Dibahas Lagi

08/09/2006
 
New Page 1 JAKARTA--Untuk ketiga kalinya, rencana pembangunan 1.000 menara rumah susun (rusun) kembali dibahas di Kantor Wakil Presiden, Kamis (7/9). Bila dalam pembahasan sebelumnya difokuskan pada pembangunan rusun di DKI Jakarta, pembahasan kemarin mulai membahas pembangunan rusun di kotabesar-kotabesar lain di Indonesia. Dalam rapat pembahasan yang langsung dipimpin Wakil Presiden, Jusuf Kalla, itu, juga turut hadir 10 wali kota. Antara lain dari Bandung, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Palembang. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Yusuf Asyari; Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso; dan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Kodradri, juga ikut rapat 1,5 jam itu. Yusuf Asy'ari mengatakan rapat itu khusus membahas detail rencana pembangunan menara rusun di daerah. "Wapres menginginkan kita membangun seribu menara rusun. Setiap menara terdiri atas 20 lantai," katanya. Karena daya beli masyarakat masih kecil, Yusuf menjanjikan subsidi bunga dalam pengadaan rusun. Besaran subsidi belum ditentukan, namun Yusuf mengatakan dalam rapat sempat dibuat simulasi. Misalnya, kata dia, "Seandainya sekarang rata-rata bunga bank 15 persen, maka subsidi bunga dari pemerintah lima persen." Meski akan menelan biaya sangat besar, Yusuf mengatakan pembangunan rusun ini tak akan menggunakan dana APBN. Seluruh dananya akan diambil dari pihak ketiga seperti perbankan. BTN, kata dia, telah ditunjuk sebagai koordinator pembiayaannya. Pemerintah hanya mengeluarkan uang untuk subsidi bunganya yang dirogoh dari kas negara. "Kita masih punya anggaran subsidi bunga Rp 252 miliar yang sudah digunakan separuhnya. Kita bisa minta lagi kalau kurang," kata Yusuf. Pemerintah belum menentukan anggaran total subsidi bunga yang bakal digelontorkan bagi pembangunan rusun ini. Sampai saat ini, kata dia, setiap pihak yang terkait masih mempersiapkan perencanaannya sesuai bidang masing-masing. Persiapan menyangkut pembiayaan bank, pengadaan lahan, maupun teknis pembangunan rusunnya. Yusuf belum bisa memastikan target waktu bagi pembangunan seluruh rusun di Indonesia ini. Jika tak ada hambatan, dia mengatakan pembangunannya tuntas 2009.  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130