Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Pembentukan Bank Tanah Dipercepat

19/06/2006
 
New Page 1 JAKARTA, (PR).- Menteri Negara Perumahan Rakyat M. Yusuf Asyari mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan perumahan untuk rakyat dengan melakukan perubahan paradigma baru khususnya menyangkut penyediaan tanah (lahan) dengan membentuk semacam bank tanah. "Pembangunan perumahan selama ini sangat lambat sehingga harus ada paradigma baru, harus berpikir dalam gambaran yang besar," kata M. Yusuf Asyari seusai melakukan rapat bersama Wapres Jusuf Kalla di kantor Wapres Jakarta, Jumat. Untuk pembangunan perumahan, Meneg Perumahan mengatakan, diperlukan adanya tanah, pembangun (kontraktor), dana dan konsumen. Untuk masalah konsumen dan kontraktor selama ini tidak menjadi masalah. Permintaan (konsumen) justru melebihi dari persediaan yang ada. 'Yang jadi masalah adalah persediaan tanah dan pembiayaan," kata Meneg Perumahan. Karena itu, Yusuf Asyari ke depan harus dibuat perencanaan yang besar mengenai pengadaan tanah bagi perumahan ini. Untuk pengadaan tanah tersebut, tambah Mepera kemungkinan akan dibuat semacam bank tanah. Namun, Meneg Perumahan belum menjelaskan bentuk dari bank tanah tersebut seperti apa. "Sebetulnya tanah ini terkait dengan perizinan, oleh karena itu nanti yang sediakan tanah adalah Pemerintah daerah," kata Yusuf Asyari. Dicontohkan beberapa daerah telah melakukan pengadaan tanah bagi perumahan ini, misalnya di Talangkelapa, Palembang seluas 200 ha. Kemudian di Bontang, Kaltim seluas 200 ha. Sampai saat ini, telah ada 68 kota dan kabupaten yang mendaftarkan untuk segera disahkannya kawasan siap bangun. Dalam RPJM ditargetkan pembangunan satu juta rumah selama lima tahun. Khusus untuk tahun 2006 ini ditargetkan dibangun 130 ribu unit rumah. Namun hingga saat ini baru tercapai sekira 34 ribu unit rumah. Menurut Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN) Kodradi, hingga saat ini pihaknya telah membangun sekira 30.466 unit rumah dari target sebanyak 100 ribu unit. Menurut Kodradi, secara nasional untuk tahun 2006 ini ditargetkan dibangun sebanyak 130 ribu unit rumah. Bank BTN akan bangun 100 ribu, BNI bangun 13 ribu, BRI bangun 10 ribu dan Bank Mandiri bangun tiga ribu, sedangkan sisanya empat ribu unit akan dibangun oleh Bank-bank Pembangunan Daerah (BPD)," kata Kodradi. (A-34/ ant)***  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130