Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Pembiayaan Hunian Bersubsidi

16/05/2008
 
New Page 1 MEMBELUDAKNYA peminat hunian bersubsidi dapat dilihat dari banyaknya permohonan kredit rusunami yang masuk ke BTN-bank yang dimintakan dukungannya oleh pemerintah untuk pembiayaan hunian bersubsidi. Seperti dilansir pada situsnya, sampai bulan April 2008, daftar permohonan kredit rusunami yang masuk ke Bank BTN sudah mencapai 3.000 unit. Padahal, program tersebut baru ramai pada akhir tahun 2007 lalu. Seperti disampaikan Rinna Mona Lindyana, Corporate Secretary Bank BTN, Bank BTN melihat bahwa pasar akan rumah ini bakal terus tumbuh sejalan dengan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Berdasarkan data, pasar masih terbuka lebar-apalagi dengan keterbatasan pemerintah memberikan dukungan pendanaan melalui APBN. Dukungan perbankan jelas sangat dibutuhkan. Bank BTN menyambut baik dan mendukung program pemerintah. Untuk tahun 2008, Bank BTN menyediakan anggaran yang cukup besar, yaitu Rp 10,04 triliun, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi program pemerintah di bidang pembangunan perumahan tersebut. Dukungan Bank BTN terhadap program perumahan sendiri sebenarnya bukan hal yang baru. Berdasarkan sejarah, tahun 1974 pemerintah menunjuk Bank BTN untuk membantu melaksanakan dukungan pembiayaan rumah bagi rakyat dan baru tahun 1976 Bank BTN merealisasikan untuk pertama kalinya rumah dengan fasilitas KPR Bank BTN di Semarang. Realisasi rumah yang pertama kali difasilitasi KPR Bank BTN di Semarang itu menjadi awal bisnis Bank BTN yang akhirnya menjadikan bisnis pembiayaan rumah tersebut sebagai core business. Paling tidak sudah 32 tahun Bank BTN terjun di bisnis pembiayaan perumahan. Sampai saat ini Bank BTN tetap konsisten dengan core business tersebut. Ini terbukti dengan dukungan atas setiappembangunan perumahan di Indonesia tak luput dari dukungan Bank BTN. Meskipun betul bahwa sudah banyak pemain lain yang masuk ke bisnis ini. Tetapi Bank BTN mempunyai pasar sendiri yang tidak dapat dijangkau oleh bank lain. Hingga bulan April 2008 (akumulasi dari tahun 1976-2008) Bank BTN telah merealisasikan kredit sebesar Rp 58,7 triliun dengan jumlah rumah hampir mencapai 2,7 juta unit. Khusus untuk tahun 2008 Bank BTN telah merealisasi kredit sebesar Rp 3,6 triliun dengan jumlah unit rumah sebanyak 47.377. Dari jumlah ini khusus untuk RSH telah direalisasi sebesar Rp 1,2 triliun dengan jumlah rumah sebanyak 30.624 unit. Paling tidak sampai dengan April 2008 tingkat pencapaian realisasi kredit Bank BTN dibandingkan dengan anggaran sudah mencapai 35,4 persen. Syarat-syarat untuk pengajuan kredit di Bank BTN secara umum hampir sama dengan syarat permohonan kredit pada umumnya. Sejauh ini tidak ada masalah dengan syarat-syarat yang ditetapkan oleh Bank BTN kepada calon konsumen yang akan mengambil kredit ke Bank BTN. Umumnya berjalan lancar karena memang dokumennya lengkap. Kelengkapan dokumen inilah yang sebenarnya dapat memengaruhi cepat tidaknya keputusan kredit itu dapat diberikan. *aca (Kompas)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130