Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Pemerintah Ikuti Hasil Kajian Konsultan BTN

18/03/2008
 
New Page 1 JAKARTA Pemerintah akan mengikuti hasil kajian PT Bahana Securities sebagai konsultan independen atas rencana privatisasi PT Bank Tabungan Negara (BTN). Bahana menyarankan agar BTN berdiri sendiri (stand alone). "Akan kami ikuti apa yang terbaik untuk BTN," kata Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil di gedung Garuda, Jakarta, kemarin. Namun, dia enggan mengomentari lebih jauh soal hasil kajian tersebut. Alasannya, ia belum mengetahui hasil kajian itu secara detail. "Tapi yang terpenting adalah BTN tetap bisa berkembang lebih cepat," katanya. Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu mendukung apa pun keputusan Bahana. "Bolehlah. Kalau memang terbaik untuk BTN, kenapa tidak?" kata Said saat ditemui di ruang kerjanya. Sebelumnya, Bahana menyarankan agar BTN berdiri sendiri. Keputusan itu bakal memperbesar peluang BTN untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO). Bahana ditunjuk untuk mengkaji dua opsi BTN, yaitu IPO atau .penjualan strategis (strategic sale) dengan pengambilalihan (take over). Kajian tersebut sudah dimulai pada 13 Februari lalu dan selesai 13 Maret 2008. Keputusan ini diambil lantaran dengari berdiri sendiri akan lebih menguntungkan Bahana (Koran Tempo, 13 Maret). Pemerintah telah menyiapkan dua opsi untuk melepas saham BTN. Kedua opsi itu adalah melepas 30 persen sa ham perdana kepada publik atau menjual 99,5 persen saham kepada bank milik negara lainnya. Tiga bank pemerintah, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia, telah mengirimkan proposal kepada Menteri Negara BUMN untuk mengakuisisi BTN. WAHYUDIN FAHMI (Koran Tempo)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130