Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Penyerapan KUR Mencapai Rp 5,2 Triliun

12/05/2008
 
New Page 1 JAKARTA, KOMPAS - Baru enam bulan diluncurkan, penyerapan kredit usaha rakyat atau KUR tanpa diduga sudah mencapai Rp 5,201 triliun. Padahal, program itu ditargetkan pemerintah berlangsung tiga tahun. Pemerintah hanya menyediakan penjaminan melalui Perusahaan Umum Sarana Pengembangan Usaha dan Asuransi Kredit Indonesia sebesar Rp 1,45 triliun, dengan rasio penyaluran kredit (giring ratio) 10 kali, yaitu sebesar Rp 14,5 triliun. Dengan demikian, dana KUR yang tersedia tinggal Rp 9,3 triliun. Berdasarkan data sejumlah bank pelaksana yang dihimpun Kementerian Negara Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jakarta, Jumat (9/5), dana sebesar itu telah diserap oleh 445.962 debitor. Rata-rata penyaluran kredit yang dilakukan oleh Bank Negara Indonesia (BND, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Bukopin, dan Bank Syariah Mandiri mencapai Rp 11,6 juta. Realisasi penyerapan kredit itu terhitung pada 30 April 2008. Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali mengatakan, penyediaan dana untuk program KUR sudah sangat minim jika program itu dilakukan sampai tiga tahun. Komite kebijakan yang dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian telah mempertimbangkan. Tiga tahun tidak bakal cukup untuk melayani calon debitor yang membutuhkan modal usaha Karena itulah, kebijakan pemerintah adalah KUR harus tetap jalan dan dana penjaminan harus ditambah," kata Suryadharma Dari hasil evaluasi komite kebijakan, penyaluran KUR belum menyentuh daerah-daerah terpencil. Suryadharma menyebutkan, selain sosialisasi, keterlibatan lembaga keuangan mikro (LKM), baik koperasi simpan-pinjam maupun koperasi jasa syariah, sangat dibutuhkan. Perbankan pun kini mendapat dukungan penyaluran kredit dengan pola pendampingan, antara lain melalui Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi). Ketua Iwapi Kabupaten Bogor Hj Ratu Nailamuna mengatakan, masyarakat level bawah umumnya tidak mengerti skim kredit. Pendampingan menjadi kunci penting penyaluran kredit. (OSA)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130