Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Perbankan Genjot Kredit

Sumber: Investor Daily Indonesia
28/12/2009
Oleh Aris Cahyadi

JAKARTA - Kondisi perekonomian tahun 2010 diperkirakan jauh lebih baik dibandingkan 2009. Para bankir optimistis kredit tumbuh di atas 15% tahun depan.
 
Bank-bank papan atas seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), dan PT Bank Mega Tbk rata-rata menetapkan target kreditnya sama atau di atas target Bank Indonesia (BI) yang sebesar 15% untuk tahun 2010.

Bahkan PT Bank Mutiara (bekas Bank Century) mematok target pertumbuhan kredit sebesar 45%.Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, BNI menargetkan kredit tumbuh sebesar 15-18% pada tahun depan. Target itu didasarkan pada asumsi kondisi perekonomian Indonesia sudah pulih pada tahun depan.Target pertumbuhan kredit 2010 itu memang tidak jauh berbeda dengan target awal pertumbuhan kredit 2009. Hanya saja, pencapaian kredit 2009 ini ternyata di bawah target," ujar Gatot

BNI memprediksi di akhir tahun nanti pertumbuhan kredit berada di kisaran 8%-10% saja. Angka itu sedikit lebih baik dibanding dengan rata rata pertumbuhan kredit industri yang sebesar 8,7%, hingga akhir September 2009.
Gatot menjelaskan, penyaluran kredit tahun ini tidak maksimal karena kinerja sektor riil yang lemah, setelah krisis global. Meski demikian, ke depannya BNI berjanji akan meningkatkan kredit ke sektor produktif, misalnya infrastruktur, pembangkit listrik, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tahun depan, saya optimistis keadaan lebih baik. Kami tetap fokus ke usaha-usaha atau industri kelas menengah dan institusi. Namun, kami akan tetap menerapkan sistem kehati-hatian, jadi bukan hanya mementingkan kuantitas, kami juga mementingkan kualitas," ujar Gatot.

Di samping BNI, BCA juga menargetkan pertumbuhan kredit yang sama. Wakit Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja mengatakan, rencananya perseroan akan menargetkan pertumbuhan kredit baru tahun depan sebesar Rp 15 triliun atau tumbuh sebesar 15%.Tahun 2010 kita merencanakan pertumbuhan kredit sebesar 15%, dengan kredit baru tahun 2010 antar Rp 12 triliun sampai Rp 15 triliun," ujar Jahja.

Sedangkan untuk pertumbuhan kredit sampai akhir tahun 2009, BCA memprediksi akan mencapai sebesar 9%-10%. "Pertumbuhan tersebut didukung ditopang dari kredit konsumer dan korporasi," tambahnya.Senada dengan BNI, BRI juga akan tetap fokus di sektor UMKM yang menjadi kekuatan bank pelat merah itu. BRI akan menargetkan pertumbuhan kredit hingga Rp 245.68 triliun sepanjang 2010. atau tumbuh 20-25% dibanding 2009.

"Kami memang menargetkan pertumbuhan kredit lebih tinggi dari taget BI. Meski demikian perseroan optimistis dapat mencapai pertumbuhan kredit sesuai proyeksi karena pada 2009 BRI mampu tumbuh sesuai target atau sekitar 20-22%," ujar Direktur Keuangan BRI Sudaryanto Sudargo.Dia menambahkan, dari target tersebut portofolio kredit mayoritas akan tetap pada sektor UMKM atau sebesar 80%. sedangkan 20% sisanya masuk ke sektor kredit korporasi dan lain-lain.

Mutiara 45%

Sementara itu, BTN yang baru-baru ini resmi melantai di bursa akan menargetkan pertumbuhan kreditnya jauh lebih besar dari target BI. Perseroan akan menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 25% pada tahun depan.Direktur Utama BTN Iqbal Lantanro, mengatakan, sebelumnya BTN memang hanya menargetkan pertumbuhan kredit 2010 sebesar 20%. Namun dengan adanya tambahan modal dari proses penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO), perseroan menaikkan targetnya menjadi 25%.

"Kami targetkan kredit 2010 tumbuh di atas 25%. Ekspansi kredit tersebut didukung dari modal yang kuat setelah proses penawaran umum saham perdana mengalami oversubscribed 2,04 kali atau sekitar Rp 3,5 triliun," kata Iqbal
Proyeksi serupa juga dilakukan oleh Bank Mega, perseroan menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 20-25% yang didukung oleh perluasan kantor cabang di seluruh Indonesia. Alasannya, fokus utama ekspansi kredit Bank Mega untuk tahun depan adalah kredit UMKM.

Direktur Utama Bank Mega Yungky Setiawan mengatakan, penyaluran kredit pada 2010 akan difokuskan pada usaha sektor UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) serta usaha komersial. "Namun demikian, bukan berarti perseroan meninggalkan kredit korporasi," kata dia.Sedangkan untuk Bank Mutiara menargertkan pertumbuhan kredit baru sekitar Rp 2.2 triliun atau mencapai 45%. Proyeksi target kredit tersebut merupakan angka terbesar yang ditargetkan bank-bank untuk tahun depan.

Menurut Direktur Treasury Bank Mutiara Ahmad Fajar, pertumbuhan kredit yang cukup besar tersebut dilakukan sebagai upaya manajemen untuk memperoleh laba bersih di tahun depan di atas Rp 250 miliar selain dari penerimaan fee based income.

<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130