Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Persaingan bank kian panas, BTN masuk peringkat 10 besar

Sumber: Bisnis Indonesia
17/12/2009
OLEH HENDRI T. ASWORO

Bisnis Indonesia

JAKARTA Persaingan bank papan atas jelang penghujung tahun kian ketat seiring dengan naik-turunnya pencapaian kinerja kredit. PT Bank Tabungan Negara (BTN) masuk dalam lingkaran 10 bank besar dari sisi aset mendongkel posisi Citibank.Sementara itu, tercatat ada tiga bank yang dalam 10 bulan pertama tahun ini yang masih membukukan penurunan kredit bersih, sehingga pertumbuhan aset mengalami kenaikan tipis, bahkan menyusut.Berdasarkan data Bank Indonesia per Oktober 2009 persaingan kepemilikan aset 10 bank papan atas terjadi pada bank level tengah. BTN masuk dalam peringkat 10 besar dari sisi aset menggusur posisi Citibank Indonesia.
 
BTN di posisi 10 dengan membukukan aset sebesar Rp52,2 triliun, sedangkan Citibank tak masuk lagi dafam peringkat 10 besar. Aset BTN terdongkrak kinerja kredit sebesar Rp6,78 triliun menjadi Rp38,8 triliun dibandingkan dengan akhir tahun laJu Rp32,02 triliun.Kemudian, PT Bank CIMB Niaga Tbk naik satu tingkat, pada peringkat kelima, menempati posisi PT Bank Danamon Tbk. CIMB Niaga tercatat membukukan aset sebesar Rp98,9 triliun dari akhir tahun lalu Rp69,3 triliun.

Posisi Bank Danamon tergusur karena mencatat penurunan kinerja kredit, sehingga asetnya menurun menjadi Rp6.9 triliun menjadi Rp97,9 triliun. Bank milik Temasek Group ini membukukan penurunan kredit sebesar Rp5,8 triliun menjadi Rp58,6 triliun.PT Bank Central Asia (BCA) Tbk masih bertahan di posisi ketiga setelah tahun lalu posisinya digusur oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. BCA masih mencatatkan penurunan kredit sekitar Rp800 miliar menjadi Rplll,9 triliun.Bank milik Grup Djarum itu masih terselamatkan kenaikan dana pihak ketiga Rp22,4 triliun menjadi Rp223,S triliun, sehingga aset tercatat naik menjadi Rp276,8 triliun dari akhir tahun lalu sebesar Rp269,4 triliun.

Selain BCA, PT Bank Internasional Indonesia Tbk mencatatkan penurunan kredit sekitar Rp500 miliar dibandingkan dengan akhir 2008 menjadi Rp34,3 triliun. Namun, dana pihak ketiga naik sekitar Rp200 miliar menjadi Rp43,9 miliar, sehingga aset naik tipis Rp 100 miliar menjadi Rp54,2 triliun. Bank Mandiri masih mencatatkan bank beraset terbesar, meskipun dalam 10 bulan pertama tahun ini naik tipis Rp3,2 triliun menjadi Rp343,4 triliun. Bank Mandiri dibayang-bayangi oleh BRI, meskipun terpaut jauh, pertumbuhan aset bank yang fokus pada usaha kecil itu naik sebesar Rp26,7 triliun menjadi Rp276,8 triliun.

Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Iqbal Latanro mengatakan masuknya perseroan dalam lingkaran 10 besar, karena manajemen tahun ini cukup ekspansif dalam mengucurkan pembiayaan perumahan.Dia mengungkapkan kredit perseroan pada tahun ini tumbuh sebesar 25%. "Itu bisa aset naik karena kita melakukan ekspansi kredit cukup tinggi. Pada 20Q9 ini kita diperkirakan bertumbuh 25%," paparnya. Guna mempertahankan peringkat 10 besar, sambungnya, pada tahun ini perseroan akan mempertahankan pertumbuhan kredit di kisaran 20%-25%. (tiendri.oswom@bisnis.co.id)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130