Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Polri Gandeng Menpera Bangun Perumahan

02/06/2008
 
New Page 1 JAKARTA (MI) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjalin kerja sama dengan Kementerian Negara Perumahan Rakyat dalam program pengadaan perumahan bagi anggota dan PNS di lingkungan Polri. Dalam kerja sama ini, Kemenpera akan memberikan subsidi melalui program kredit pemilikan rumah sederhana sehat (KPRSh) serta menyediakan fasilitas prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU). Sementra itu, Polri melalui Yayasan Perumahan (Yasrum) Polri akan memberikan bantuan uang muka. "Program ini sebetulnya sudah jalan, seperti di Banten, Sumatra Selatan, Jawa Timur dan sejumlah provinsi lain. Tapi ke depan, kami ingin menjangkau seluruh provinsi sehingga kami menggandeng Kemenpera untuk percepatannya," papar Kapolri Jendral Sutanto di Jakarta, kemarin. Kapolri tidak menjelaskan secara rinci berapa lahan yang disiapkan untuk pengadaan itu. "Yang pasti sebagian merupakan aset tanah milik Polri dan sebagian lagi akan kami beli," jelas Kapolri. Sutanto menambahkan, saat ini dari sekitar 390 ribu anggota Polri, baru sekitar 20% yang memiliki rumah. Sisanya masih tinggal di asrama (tangsi) dan rumah kontrakan. "Targetnya, semua anggota Polri bisa punya rumah sendiri," tegas Kapolri. Pada kesempatan sama, Menpera M Yusuf Anshari mengatakan program ini nantinya juga melibatkan bank penyalur KPR dan pengembang. Bank-bank BUMN seperti Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri sudah menyatakan akan mendukung program tersebut. "Siapa pengembang yang ingin dipilih itu wewenang Polri," ujarnya. Menpera mengharapkan inisiatif Polri untuk memberikan bantuan uang muka KPRSh ini akan membantu meningkatkan kemampuan anggota dan jajarannya untuk memperoleh rumah yang layak huni. Pasalnya, subsidi dari pemerintah yang diberikan dalam bentuk subsidi selisih bunga sering kali belum cukup membantu mereka. "Banyak juga di antara masyarakat yang terkendala membeli rumah karena tidak punya dana untuk uang muka," kata dia. Pemerintah sedang menggenjot program KPR bersubsidi. Tujuannya agar warga miskin bisa mendapat hunian yang layak. Program ini bahkan menjadi program prioritas pemerintah. Meski, dalam praktiknya, banyak mengalami kendala akibat kenaikan bahan bangunan. (Pun/E-2) (Media Indonesia)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130