Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Produk Sekuritisasi KPR BTN Terbit Akhir 2007

16/01/2007
 
New Page 1 JAKARTA-PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menargetkan transaksi produk residential mortgagebacked securities (RMBS) senilai Rp 500 miliar atas aset kredit pemilikan rumah (KPR) PT Bank Tabungan Negara (BTN) sudah bisa diperdagangkan Desember 2007. Proses persiapan untuk penerbitan produk tersebut telah dimulai, Senin (15/1), yang ditandai dengan kickoff meeting (pertemuan pendahuluan) antara pihak BTN sebagai kreditor asal, SMF sebagai koordinator global (penerbit), dan PT Kiran Resources Indonesia (KRI) sebagai sole arranger. "Kami berharap, produk sekuritisasi berupa RMBS ini sudah bisa dijual di pasar Desember 2007. Namun semua ini sangat bergantung pada kelancaran persiapan yang kami lakukan. Karena ini hal baru, sulit bagi kami untuk memprediksi," ujar Direktur Utama PT SMF Erica Soeroto kepada Investor Daily di Jakarta, kemarin. Erica berharap, sekuritisasi aset KPR BTN ini dapat menjadi babak baru pengembangan secondary mortgage market untuk mendukung pembiayaan perumahan di Indonesia. Selanjutnya, hal ini dapat memberi dampak positif pada pengadaan perumahan dan mendorong bergeraknya sektor riil secara bertahap. Menurut dia, keberhasilan transaksi ini sangat memerlukan dukungan instansi pemerintah terkait dan Bank Indonesia, terutama menyangkut masalah perpajakan, pasar modal, dan pertanahan. "Tapi, saya sangat optimistis dengan dukungan pemerintah terkait dengan tiga hal tersebut. Sedangkan keberadaan undang-undang sekuritisasi yang hingga kini belum tuntas, bukan sebuah keharusan," ujar Erica. Direktur BTN Iqbal Latanro menilai, transaksi terhadap aset KPR tersebut merupakan alternatif yang baik untuk mendapatkan dana jangka panjang, sekaligus untuk menekan risiko kredit yang mungkin muncul. "Program ini akan lebih mendukung BTN dalam meningkatkan pemberian KPR atau kredit pemilikan rumah susun kepada masyarakat, namun CAR (capital adequacy ranb)nya tetap terjaga," jelas Iqbal. Bahkan, lanjut dia, untuk jangka panjang, transaksi ini dapat menurunkan tingkat suku bunga KPR maupun KP rumah susun. Sementara itu, menurut Presiden Direktur PT KRI Soebowo Musa, program ini akan dimulai dengan pelaksanaan uji tuntas terhadap BTN dan portofolio KPR-nya, penunjukan beberapa pihak sebagai penunjang transaksi, serta pembuatan info memo dan proses marketing kepada investor potensial. RMBS merupakan produk turunan dari assetbacked securities (ABS) yang dalam praktik di pasar modal nasional dikenal dengan sebutan efek beragunan aset (EBA). ABS atau EBA adalah surat berharga yang diterbitkan oleh penerbit yang pembayarannya terutama bersumber dari kumpulan aset keuangan yang dijual oleh kreditur asal kepada penerbit,  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130