Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Properti, Ladang Investasi Menarik

05/05/2008
 
New Page 1 THE 21 REAL ESTATE INDONESIA EXPO Selain sandang dan pangan, tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan utama (primer) manusia dalam hidupnya. Seiring bertambahnya jumlah penduduk di tengah keterbatasan dan makin mahalnya harga lahan, ketersediaan hunian pada akhirnya menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan sebuah negara. Penyediaan hunian dan tumbuhnya sebuah permukiman telah lama menjadi lahan bisnis yang cukup menggiurkan bagi kalangan pemodal. Pilihan jenis hunian beserta fasilitas penyertanya terus ditawarkan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing. Properti memang bisnis yang luar biasa. Ia mempunyai cakupan usaha yang amat luas sehingga bergairahnya bisnis properti pada gilirannya akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. Properti juga menjadi indikator penting kesehatan ekonomi sebuah negara. Sebab, ia yang pertama memberi sinyal jatuh atau sedang bangunnya perekonomian sebuah negara. Nilai transaksi bisnis properti, subsektor perumahan secara nasional pada 2008 diprediksi mencapai Rp26,97 triliun, atau naik 17% dibanding 2007 sebesar Rp 22,67 triliun. Jumlah unit rumah yang ditransaksikan pada 2008 diprediksikan sebanyak 219 ribu unit, lebih banyak dibanding 2007 yang hanya pada kisaran 195,28 ribu unit. Hasil riset Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) menyebutkan, pembelian rumah melalui fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) masih mendominasi transaksi perumahan nasional, dibandingkan dengan pembayaran secara tunai. Ajang interaksi Gairah bisnis properti di Tanah Air inilah yang menjadi salah satu pendorong penyelenggaraan Real Estate Indonesia (REI) Expo 2008. Pameran ini, menurut Titi Aris, Project Manager PT Debindomulti Adhiswasti, merupakan ajang interaksi antara pengembang dengan konsumen maupun warga masyarakat lainnya. "Tujuannya untuk memberikan informasi kepada konsumen tentang perkembangan bisnis properti dan juga pilihan beragam jenis hunian yang ditawarkan pengembang yang sesuai dengan kemampuan keuangan warga masyarakat," ujarnya, Kamis (30/4). Untuk pengembang {developer), pameran ini adalah kesempatan untuk menyasar langsung warga masyarakat yang menjadi pangsa pasarnya. "Kami berusaha menghadirkan beragam pengembang hunian untuk mempertemukan antara permintaan, demand masyarakat dengan supply dari pengembang," ujar Titi. Lebih lanjut Titi menjelaskan tingginya animo masyarakat terhadap bisnis properti juga yang mendorong Debindo menggelar REI Expo ke-21 ini. Di sisi lain, untuk warga masyarakat gelaran pameran ini juga merupakan kesempatan memilah dan memilih hunian yang diidamkan ataupun menjadikannya sarana investasi. "Bisnis properti adalah salah satu ladang investasi yang paling menguntungkan. Setiap tahunnya rata-ilai properti itu naik sesuai dengan nilai objek wajib pajak (NJOP) di daerah itu," ujar Tiri. Sebanyak 89 pengembang turut ambil bagian dalam pameran yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 3-11 Mei 2008 ini. Mereka adalah pengembang dari 108 lokasi perumahan yang tersebar di Jabodetabek, Surabaya hingga Samarinda. Sebagian besar adalah para pengembang yang telah berpengalaman dalam bisnis properti. "Selain itu dalam pameran ini turut hadir enam pengembang yang kini terlibat dalam proyek pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Jakarta dan sekitarnya," tukas Titi. Kehadiran beberapa bank nasional penyedia fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) juga menjadi daya tarik dalam pameran ini. Bank pelat merah diwakili Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN). Sementara bank swasta nasional yang turut ambil bagian dalam pameran ini adalah Bank Central Asia (BCA) dan Bank Bukopin. "Kemudahan prosedur yang memungkinkan proses yang lebih cepat merupakan tawaran yang kini menjadi andalan pemasaran produk KPR bank nasional. Hal ini akan semakin menggairahkan bisnis properti nasional," pungkas Titi. (VS-6) (Media Indonesia)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130