Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Rayakan 31 Tahun Layani Perumahan

10/12/2007
 
New Page 1 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) sedang berbahagia. Bank BTN sebagai BTN Pelopor KPR pada tanggal 10 Desember 2007 (hari ini) memperingati hari KPR yang ke-31. UNTUK mengabadikan tanggal bersejarah sebagai tanggal dimulainya realisasi KPR pertama kali oleh Bank BTN di Indonesia, pada tanggal 9 Desember 2007 Bank BTN mengadakan gerak jalan sehat di Semarang bersama para pegawai dan pengembang seJawa Tengah. Sekitar 1.500 rombongan menghiasi jalan-jalan protokol di kota Semarang dihadiri jajaran Direksi Bank BTN seperti Iqbal Latanro, Soeryanto, beberapa sesepuh Bank BTN dan para pengembang yang tergabung dalam DPP dan DPD REI serta perwakilan dari Apersi dan para pimpinan cabang Bank BTN seJawa Tengah. Istilah KPR atau Kredit Pemilikan Rumah awalnya diorbitkan oleh Bank BTN. Ini dibuktikan dengan realisasi KPR pertama kali di Indonesia oleh Bank BTN di Semarang pada tanggal 10 Juli 1976. Saat itu hanya 17 unit rumah yang direalisasi melalui fasilitas KPR Bank BTN. Tetapi realisasi pertama kali itulah yang akhirnya menjadi semangat Bank BTN untuk terus berbisnis KPR hingga saat ini. Terbukti sampai dengan November 2007 sudah tercatat lebih dari 2,5 juta masyarakat di Indonesia yang difasilitasi KPR oleh Bank BTN dengan dana lebih dari Rp 53 Triliun. Perjalanan KPR sampai dengan 31 tahun itulah yang melatarbelakangi Bank BTN menjadikan 10 Desember sebagai hari KPR. "Ini penting supaya masyarakat dapat mencatat dalam sejarah bahwa Bank BTN adalah pelopor KPR di Indonesia. Dan ini juga penting supaya masyarakat mengetahui bahwa istilah KPR itu pertama kali yang memperkenalkan di Indonesia adalah Bank BTN," kata Direktur BTN, Iqbal Latanro. Mengenai persaingan bisnis KPR yang semakin ketat, BTN justru positif dengan banyaknya perbankan yang terjun ke bisnis KPR ini. BTN merasa tidak khawatir dengan banyaknya bank yang terjun ke bisnis KPR. "Bank BTN memiliki pangsa pasar sendiri yang umumnya bank-bank lain enggan untuk masuk. Lebih dari 95% pangsa pasar untuk rumah bagi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) dikuasai oleh Bank BTN. Namun dengan semakin banyaknya bank yang masuk ke bisnis KPR paling tidak akan memberikan peluang yang cukup besar bagi mansyarakat untuk memiliki rumah idaman melalui fasilitas KPR dari bank. Sekaligus masyarakat dapat menentukan pilihan bank mana yang akan dijadikan mitra dalam menfasilitasi KPRnya," jelas Iqbal. Berdasarkan kinerja Bank BTN per 30 Oktober 2007 berhasil mencatatkan Asset, Kredit yang diberikan, Dana Pihak3, Laba masing-masing sebesar Rp 34,45 Triliun, Rp 21,13 Triliun, Rp 22,86 Triliun, Rp 523 Milyar. Sementara untuk rasio keuangan Bank BTN pada posisi yang sama untuk CAR, LDR, NPL, ROA, ROE, NIM, Profit Margin masing-masing tercatat 17,42%, 92,44%, 3,33%, 1,88%, 22,64%, 5,21%, 14,04%. Modal dan jumlah jaringan Bank BTN pada posisi yang sama tercatat masingmasing Rp2,066 Triliun dan 1.252 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. (Rakyat Merdeka) AUL
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130