Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Realisasi RSH Terhambat Suplai Pengembang

17/09/2007
 
REALISASI pembiayaan pemilikan rumah sederhana sehat (RSH) bersubsidi melalui bank syariah ternyata masih minim. Kecilnya realisasi RSH ini diakibatkan karena minimnya suplai dari pengembang. Sampai dengan Agustus lalu, realisasinya baru tercapai 40 unit atau hanya Rp 1,52 miliar. Hal itu diungkapkan Kepala Cabang BTN Syariah Surabaya, Gamaria. Bank dikatakannya hanya bisa merealisasi permintaan KPR bila rumah sudah dibangun. "Peminat dan permintaan KPR RSH cukup besar, namun dari sisi developer mengalami berbagai kendala," jelasnya, kemarin. Meski demikian, pertumbuhan tahun ini masih lebih baik dibandingkan tahun lalu dengan realisasi KPR BTN Syariah masih dibawah 15 unit. Dia menjelaskan, realiasasi pertumbuhan tahun ini mulai berjalan karena kendala-kendala pembangunan RSH mulai dicarikan jalan keluarnya. "Pembangunan RSH di kota-kota besar seperti Surabaya sudah mulai sulit," jelasnya. Permasalahan infrastruktur diakuinya merupakan kendala paling besar disamping sulitnya perizinan. Tahun ini sendiri diperkirakan realisasi RSH akan lebih banyak pada bulan November. "Kami sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan untuk pembiayaan secara kolektif," katanya. Disebutkannya, PT Temprina sudah memesan sekitar 200 unit. Selain itu untuk perumahan RSH khusus pegawai negeri, yang juga mencapai 200 unit. "Diharapkan total bisa tercapai 400 unit pada akhir tahun," lanjutnya. Sementara itu, untuk KPR komersil, sampai dengan Agustus tercapai Rp 76 miliar atau 1100 unit. Sedangkan akhir tahun lalu tercapai Rp 56 miliar atau sekitar 900 unit rumah."Target tahun ini lebih tinggi yaitu Rp 116 miliar," jelasnya. Ini karena pasar yang bisa digarap bank syariah masih besar. Apalagi, penawaran margin 8,5 persen setahun akan semakin kompetitif. Diakuinya, kompetitor utama bukanlah dari bank syariah, namun lebih banyak ke bank konvensional. "Bank konvensional bisa main harga, sedangkan bank syariah harus fixed" jelasnya. DIN/JPNN  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130