Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Rusunami Sentra Timur Residence Mulai Dibangun

14/07/2008
 
New Page 1 Jakarta-Untuk merealisasikan pembangunan 11 menara rumah susun sederhana milik (rusunami) di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur, Perum Perumnas, dan PT Bakrieland Development Tbk mengalokasikan dana setidaknya Rp 248 miliar. Dana tersebut 70 persennya diupayakan dari perbankan, sisanya merupakan ekuitas perusahaan dan hasil penjualan unit rusunami. "Kami sudah mendapatkan kepastian dana dari BTN dalam bentuk kredit konstruksi yang besarnya mencapai Rp 120 miliar atau 50% dari total dana yang dibutuhkan untuk proyek ini, sedangkan yang 20% akan kita upayakan dari bank lain," kata Direktur Bakrieland Wawan Dwi Guratno, di sela-sela acara groundbreaking rusunami Sentra Timur Residence, Kamis (10/7). Dari sebelas unit rusunami yang akan dibangun, pada tahap awal, menurut Wawan, akan direalisasikan sebanyak enam menara. Keenam menara itu ditargetkan selesai pembangunannya pada tahun 2009. Sebanyak enam menara sisanya baru akan dibangun pada tahun berikutnya. "Enam menara yang pembangunannya dimulai Kamis, seluruh unitnya sudah terjual habis. Pembeli terbesar adalah karyawan Grup Bakrie dan masyarakat sekitar lokasi," katadia. Meski unitnya sudah terjual, lanjut Wawan, manajemen belum berencana memasarkan unit enam menara tahap kedua. Alasannya, karena menunggu respons pasar, terutama terkait adanya kabar rencana naiknya harga unit rusunami. Menurut Direktur Utama Perumnas Himawan Arief, dalam proyek ini Perumnas menginvestasikan tanah di lokasi yang akan dibangun rusunami Sentra Timur Residence. Komposisi kepemilikan sahamnya, menurut Himawan, PT Bakrieland Development Tbk 51% dan yang 49% Perumnas. "Bentuk kerja samanya adalah kerja sama usaha," kata Dirut Perumnas. Terkait dengan groundbreaking rusunami Sentra Timur Residence ini, Himawan menjelaskan itu merupakan tindak lanjut dari peluncuran proyek tersebut yang dilaksanakan pada 3 April lalu. "Proyek ini merupakan bagian dari rencana induk Sentra Primer Baru Timur yang dirancang untuk mengimbangi perkembangan kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek)," kata Dirut Perumnas. Dia menjelaskan 11 menara tersebut nantinya terdiri dari 4.500 unit rusunami. Enam menara pertama akan dibangun di atas lahan seluas 14.000 m2 dan terdiri dari 2.300 unit. Unityang ditawarkan terdiri dari berbagai tipe di antaranya tipe 21 m2, 25 m2, 30 m2 dan 36 m2. Harga jualnya ditawarkan paling rendah Rp 86 juta dan tertinggi Rp 144 juta. "Kami memang memperuntukkan 4.500 unit rusunami ini untuk kelompok dengan gaji paling banyak Rp 4,5 juta seperti yang diminta pemerintah," kata dia. Dengan kata lain unit rusunami Sentra Timur Residence seluruhnya merupakan hunian bersubsidi. Selain menara, di atas lahan tersebut juga akan dibangun jalur jogging, lapangan basket, kolam renang, ruang terbuka hijau, gedung serbaguna dengan kapasitas 600 orang, tempat ibadah serta lapangan parkir. Untuk kredit pemilikan apartemen (KPA)-nya, menurut Himawan, pihaknya sudah memperoleh kepastian dari Bank Tabungan Negara (BTN). "BTN memfasilitasi seluruh KPA unit rusunami Sentra Timur Residence (STR)," lanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Menteri Negara Perumahan Rakyat (Mennegpera) Yusuf Asyari mengharapkan pengembang rusunami Sentra Timur Residence dalam hal ini Perumnas dan PT Bakrieland Development segera merealisasikan pembangunan rusunami ini. Selain itu, Mennegpera juga berharap pengembang dapal memberikan informasi yang lengkap dan sejelas mungkin kepada calon konsumen dalam memasarkan rumah susun sederhana milik (rusunami) yang dibangunnya, agar calon konsumen dapat memahami secara jelas tentang rusunami tersebut. Oleh Satoto Budi
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130