Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


SMF seleksi calonarranger pembelian KPR perdana

01/11/2005
 
JAKARTA: PT Sarana Multigriya Finansial segera menyeleksi lima hingga enam perusahaan sekuritas yang akan ditunjuk menjadi arranger (pelaksana) bagi pembelian portofolio KPR BTN yang nilainya diperkirakan mencapai Rp500 miliar. Enam perusahaan sekuritas domestik yang belum mau disebutkan namanya oleh manajemen SMF itu disebutkan sudah mengajukan permintaan kepada perusahaan BUMN itu untuk menjadi pelaksana. Calon arranger itu akan mulai diseleksi selesai Lebaran mendatang dengan proses tahap awal memberikan kesempatan kepada mereka untuk mempresentasikan proposal penawaran mereka. Direktur Utama SMF Erica Soeroto mengatakan memorandum of understanding yang telah ditandatangani dengan BTN beberapa lalu akan tetap berlanjut dengan cara memproses penunjukan arrangernya yang diharapkan sudah bisa dilakukan menjelang akhir tahun. Dalam proses seleksi ini, SMF memang lebih memfokuskan pemilihan terhadap perusahaan sekuritas domestik untuk menjadi arranger karena lebih efisien sebab perusahaan lokal dinilai lebih fleksibel soal biaya kontraknya. Perusahaan sekuritas asing dinilai akan cukup berat karena biasanya mematok biaya dengan menggunakan valuta asing yang jelas terasa agak berat bagi perusahaan yang baru saja didirikan pemerintah tersebut.3 Kalau arranger ini sudah terpilih maka SMF segera melakukan proses seleksi aset KPR BTN untuk dikoleksi perusahaan pembiayaan itu. Erica mengatakan nilai KPR yang akan diambil alih itu belum bisa ditetapkan karena masih perlu diteliti sehingga bisa saja nilai lebih dari Rp500 miliar atau juga kurang dari itu. "Soal nilai KPR yang diambil belum bisa disebutkan karena BTN kan portofolio KPRnya kan banyak tapi nanti kami akan seleksi dulu lah," katanya kepada Bisnis kemarin. Rekrutmen SDM Sementara itu, SMF juga tengah melakukan rekrutmen SDM untuk semua level yang dibutuhkan karena selain beberapa jajaran direksi, perusahaan nyaris ini belum punya SDM untuk beroperasi. Erica mengatakan rekrutmen itu baru berani dilakukan setelah rampungnya proses pengucuran modal awal Rp1 triliun yang dijanjikan pemerintah. "Dana Rp1 triliun itu baru saja mengucur pada 22 September lalu, jadi setelah itu baru saja berani rekrut orang." Diamemastikan proses rekrutmen SDM itu tidak akan menghambat pelaksanaan pembelian portofolio KPRperdana terhadap BTN yang telah disepakati. SMF diketahui tengah merancang regulasi untuk memungkinkan lembaga keuangan multinasional bisa menjadi salah satu pemegang sahamnya.  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130