Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


SUBSIDI PERUMAHAN RAKYAT DINAIKKAN

02/03/2005
 
BANDUNG (Bisnis): Pemerintah menaikkan subsidi untuk perumahan rakyat dari Rp 200 miliar menjadi Rp 600 miliar pada tahun ini yang digunakan untuk membangun 225.000 rumah sederhana baru. Menteri Negara Perumahan Rakyat, Mohammad Yusuf Asy’ari mengatakan kenaikan subsidi tersebut diperuntukkan bagi pengadaan rumah sederhana tipe 36 ke bawah. “Subsidi perumahan yang lalu sebesar Rp 200 miliar ternyata hanya cukup untuk membangun 75.000 rumah sederhana, sementara kebutuhan akan rumah rakyat sangat banyak”, paparnya saat meninjau pameran Gelar Teknologi pemukiman Peduli Aceh di Bandung, kemarin. Namun untuk nilai subsidi per rumah, lanjutnya, masih sama dengan sistem yang biasa digunakan. Sebelumnya dikabarkan subsidi untuk rumah tipe itu adalah Rp 125 miliar dan naik menjadi Rp 525 miliar setelah ditambah Rp 400 miliar yang dananya berasal dari dana kompensasi kenaikan BBM untuk sektor perumahan rakyat. Selain itu, kata dia, pihaknya pun tengah menggodok tabungan perumahan untuk swasta yang terkait dengan Jamsostek. Menurut dia, jika hal tersebut disetujui oleh semua pihak baik dari kalangan pemerintahan maupun perbankan diharapkan ada tambahan dana bagi uang muka perumahann untuk pekerja. Yusuf mengakui kenaikan harga BBM mengakibatkan kenaikan harga bagi perumahan rakyat. Namun, besaran kenaikan tersebut belum bias ditentukan saat ini. “Kami akan menghitung komponen-komponen yang terkait dengan produksi perumahan,” ungkapnya. Jadi, tambahnya, permintaan kenaikan harga rumah yang ditawarkan oleh REI kemungkinan akan terjadi namun belum dipastikan besarannya. Sementara itu, tentang pembangunan pemukiman di Aceh, Yusuf mengatakan dibutuhkan dana sebesar Rp 3,5 triliun untuk pembangunan 123.000 rumah. (M23)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130