Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Sisa KLBI Rp239 miliar untuk rehabilitasi gempa

24/08/2006
 
New Page 1 Oleh Fahmi Achmad Bisnis Indonesia JAKARTA: Bank Indonesia dan pemerintah menyepakati dana Rp239 miliar sisa KLBI disalurkan dalam rangka kredit pembangunan dan perbaikan rumah sederhana secara swadaya (KPRS/RSS) terhadap wilayah gempa DI Yogyakarta dan sekitar Jawa Tengah. Nota kesepahaman kedua pihak kemarin ditandatangani Deputi Gubernur Bank Indonesia Siti Ch. Fadjrijah dengan Noer Soetrisno, Sekretaris Menteri Negara Perumahan Rakyat bidang Pembiayaan, mewakili pemerintah. Fadjrijah mengatakan kerja sama dan koordinasi tersebut merupakan bentuk kepedulian yang diharapkan membantu percepatan pemulihan kehidupan ekonomi dan sosial di daerah yang terkena bencana tersebut. "Kami masih punya outstanding kredit yang belum tersalurkan dan kita pinjamkan kembali ke Bank Tabungan Negara [BTN] sebagai koordinator penyaluran kredit perumahan sejumlah Rp239 miliar," kata dia. Menurut dia, dengan dukungan dana Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) yang dialihkan pengelolaannya ke BTN tersebut dapat membantu masyarakat membangun kembali rumahnya dengan biaya yang lebih murah. Kesepakatan penyaluran sisa dana KLBI senilai Rp230- miliar tersebut diharapkan mampu membiayai pembangunan sekitar 6.000 rumah. Kredit lewat BTN itu memiliki plafon maksimum Rp42 juta denganjangka waktu maksimum 10 tahun. Gempa 27 Mei 2006 di DI Yogyakarta dan sebagian wilayah Jateng diperkirakan menimbulkan kerusakan lebih dari 500.000 unit rumah dan sekitar 30.00 unit juga merupakan tempat usaha bagi industri kecil. Fadjrijah menyebutkan pemerintah melalui Kementerian Negara Perumahan Rakyat akan memberikan bantuan teknis melalui pendampingan kepada masyarakat yang membangun serta memperbaiki rumahnya. Salah satu kegiatan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa a.l. pembangunan kembali rumah tinggal yang sekaligus menjadi tempat usaha bagi pelaku industri kecil sehingga roda perekonomian rakyat diharapkan segera pulih. Dari sisi kelembagaan perbankan, ujar Fadjrijah, BI telah menerbitkan PBI No.8/2006 tanggal 7 Juni 2006 tentang perlakuan khusus terhadap kredit bank pascabencana alam di DI Yogyakarta.
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130