Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Stop Rencana Privatisasi BUMN

10/11/2008
 
New Page 1 JAKARTA - Kementerian BUMN agaknya harus menunggu waktu untuk merealisasikan privatisasi sejumlah perusahaan pelat merah. Krisis global membuat program privatisasi distop sementara. Men BUMN Sofyan Djalil mengatakan, saat ini privatisasi benar-benar bukan isu populer di tengah anjloknya kinerja pasar modal. "Karena itu, program privatisasi terpaksa kami stop dulu." ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, akhir pekan lalu. Sebenarnya, DPR menyetujui izin prinsip program privatisasi BUMN pada 19 September lalu. Saat itu, parlemen memberi lampu hijau bagi privatisasi tiga BUMN, yakni PT Krakatau Steel (KS). PT Garuda Indonesia, dan Bank BTN. Sementara izin privatisasi untuk PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, PTPN IV dan PTPN VII masih belum diberikan. Kementerian BUMN berharap kondisi pasar modal bisa membaik sehingga program privatisasi melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) bisa terlaksana pada November atau Desember tahun ini. "Tapi, melihat perkembangan, rencana itu akan sulit terwujud," katanya. Menurut Sofyan, saat ini praktis tahapan-tahapan dalam proses privatisasi dihentikan hingga batas waktu belum ditentukan,."Paling-paling persiapan kecil di internal BUMN. Kalau persiapan lain, kita tunda dulu." terangnya. Salah satu persiapan penting adalah penunjukan penjamin emisi atau underwriter untuk IPO BUMN. Rencana pengumuman underwriter yang sebenarnya akan diumumkan akhir September lalu hingga kini juga ditunda. Padahal, nama-nama underwriter sudah masuk ke meja Sofyan Djalil setelah melalui beauty contest oleh masing-masing BUMN. Sejauh ini KS, BTN, PTPN III, PTPN IV. dan PTPN VII sudah mengajukan calon underwriter. Sedangkan Garuda Indonesia belum. Berdasar informasi, para calon underwriter berasal dari kalangan perusahaan pelat merah. KS, misalnya, mengajukan Danareksa Sekuritas dan konsorsium Bahana Securities bersama Mandiri Sekuritas. PTPN III usul Mandiri Sekuritas dan konsorsium Bahana-Danareksa. BTN mengajukan Mandiri Sekuritas serta konsorsium Bahana Securities-Danareksa Sekuritas. PTPN IV dan PTPN VII mengajukan Danareksa dan konsorsium Baruna-Mandiri Sekuritas. Meski proses privatisasi distop, Sofyan juga menegaskan bahwa pihaknya tetap akan mendorong DPR segera memberi izin prinsip bagi PTPN III, PTPN IV, dan PTPN VII agar melakukan persiapan internal, (owi/dwi) Indo Pos
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130