Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Subsidi Rusun Tak Salah Sasaran

21/05/2008
 
New Page 1 Kamsari NERACA Jakarta - Subsidi perumahan untuk Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) belum ada satupun yang dicairkan. Dengan begitu, tudingan bahwa subsidi untuk rusun sudah salah sasaran adalah salah besar. "Sampai saat ini belum ada satupun akad kredit KPR Rusunami yang direalisasikan mengingat belum ada satupun yang selesai pembangunannya," kata Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) M. Yusuf Asyari usai topping off pembangunan struktur dua menara Rusunami City Park milik Perumnas di Cengkareng, pekan lalu. Menurut Menpera, rusunami yang sudah selesai pembangunannya saat ini baru dua menara, yaitu rusunami yang dikembangkan oleh Perumnas dan PT. Reka Rumanda Agung Abadi yang akan diikat bank karena saat ini tengah memasuki tahap penyelesaian struktur (topping off). Untuk mengantisipasi agar rusunami juga tidak salah distribusi hingga dinikmati oleh orang yang tidak berhak, ujar Menpera, pemerintah menyerahkan kepada developer dan perbankan untuk melakukan seleksi konsumen. Menpera menambahkan, saat ini yang paling penting adalah mendorong pasokan Rusunami untuk mengantisipasi besarnya permintaan. Sementara itu, untuk mengantisipasi salah sasaran, Direktur Utama Perum Perumnas, Himawan Arief mengatakan, akan membuat prosedur berlapis dari pengembang sampai kepada perbankan. "Kami akan melihat surat keterangan dari Kelurahan, Nomor Pokok Wajib Pajak, serta menandatangani perjanjian untuk tidak memindah-tangankan kepada orang lain sesuai peraturan yang ada," tegas Himawan. Dalam kesempatan itu, Himawan menguraikan, Perum Perumnas telah berhasil menyelesaikan pembangunan struktur pertama pembangunan Rusunami di Cengkareng, Jakarta Barat. "Dengan demikian kami berhasil mewujudkan sebagai pelopor Rusunami yang dinamakan apartemen bersubsidi City Park," katanya. Rencananya City Park akan dibangun 10 menara masing-masing 12 lantai. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pembangunan 27 tower yang dibangun Perumnas sejak 5 April 2008, kata Himawan. Pembangunan Rusunami ditempuh dengan dua cara ada yang langsung ditangani sendiri dan melalui kerjasama dengan membentuk perusahaan kerjasama operasi, tuturnya. Progress pembangunan struktur tower dari City Park telah memasuki tahap akhir dan selanjutnya tinggal melaksanakan pekerjaan akhir, paparnya. Dengan demikian masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk membeli apartemen bersubsidi Perumnas karena saat ini sudah memasuki tahap akhir. Konstruksinya sendiri menggunakan sistem "semi precast", sehingga pembangunan lebih cepat. Pembangunan tahap akhirnya bisa lebih cepat karena pekerjaan mekanik teknis dan pendukung lainnya dapat dikerjakan bersamaan serta diharapkan dapat diserahterimakan 8 Agustus 2008. Ia berharap realisasi KPA bersubsidi yang dilaksanakan melalui Bank Tabungan Negara (BTN) dapat segera direalisasikan. Himawan memberi penghargaan kepada BTN karena menjadi pelopor penyalur fasilitas KPA di City Park dengan mitra kerja PT. Reka Rumanda Agung Abadi sebagai pengembang swasta. Sementara Direktur Kredit Bank Tabungan Negara (BTN), Purwadi mengatakan, dari proyek yang akan strukturnya selesai ini berhasil dipasarkan 2.973 unit, sebanyak 1.000 unit sudah ditangani, serta 750 unit diantaranya telah diterbitkan SP3K (Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit). Terkait dengan progres Rusunami yang dibangun Perumnas, Direktur Pemasaran Perum Perunas, Teddy Robinson mengatakan, setelah proses kredit selesai, Perum Perumnas untuk lokasi ini segera membentuk Persatuan Penghuni Rumah Susun (PP-RS) sesuai diamanatkan dalam Permenpera No. 15 tahun 2007. (Harian Ekonomi Neraca)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130