Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Subsidi Tidak Cukup

28/12/2007
 
New Page 1 JAKARTA, KOMPAS-Alokasi dana subsidi dalam APBN 2007 bagi kredit pemilikan rumah/kredit pemilikan rumah syariah bersubsidi tidak mencukupi. Kekurangan dana untuk subsidi rumah sederhana sehat sekitar Rp 300 miliar ditalangi Bank Tabungan Negara. "Hingga Desember 2007 ini, realisasi KPR/KPRS bersubsidi mencapai 102.950 unit RSH. Dengan demikian, alokasi anggaran subsidi perumahan tahun 2007 sebesar Rp 300 miliar telah habis diserap bahkan kurang," kata Asisten Deputi Pembiayaan Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera) Tito Murbantoro, Kamis (27/12) di Jakarta, dalam pemaparan kinerja Kemenpera tahun 2007. Tito mengatakan, seluruh anggaran subsidi perumahan baru dapat disalurkan bagi 51.420 unit RSH. Sisanya 51.530 unit RSH masuk "daftar tunggu" untuk menerima subsidi. Bantuan subsidi kepemilikan RSH tahun 2007 dianggarkan Rp 300 miliar, tetapi Rp 75 miliarnya untuk menutup defisit kebutuhan subsidi tahun 2006. Tahun 2008, bantuan subsidi bagi RSH, perumahan swadaya, dan kepemilikan rumah susun sederhana milik dialokasikan Rp 800 miliar. Berdasarkan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 3 Tahun 2007, subsidi RSH digolongkan dalam tiga kelompok sasaran. Kelompok I disubsidi Rp 7,5 juta, kelompok II (Rp 10 juta), dan kelompok III (Rp 12,5 juta). Kemenpera melaporkan, realisasi RSH 2007 untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat berpenghasilan menengah bawah tahun 2007 sebanyak 139.937 unit rumah baru, terdiri dari 102.950 unit RSH bersubsidi dan 36.987 unit RSH tidak bersubsidi, serta sebanyak 48.812 unit rumah sederhana. Dari seluruh RSH baru, kata Direktur Utama BTN Kodradi, BTN menyalurkan kredit bagi 97.165 rumah senilai Rp 3,63 triliun, sedangkan tahun lalu BTN mengucurkan kredit untuk 83.465 rumah senilai Rp 2,74 triliun. Staf Ahli Menteri Negara Perumahan Rakyat Panangian Simanungkalit mengatakan, kondisi perekonomian 2007 yang membaik menyebabkan penyerapan konsumen atas RSH tinggi. Tahun depan, dia katakan penyerapan lebih baik lagi. (RYO)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130