Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Tahun Depan Disiapkan Rp 10,4 Triliun

05/12/2007
 
New Page 1 BTN Genjot Target RSH 125 Ribu Unit Sejumlah masalah masih menghadang sektor perumahan di 2008 seperti kenaikan harga minyak dunia dan dampak krisis subprime mortgage di Amerika. MESKI begitu, BTN sebagai bank yang fokus pembiayaan perumahan tetap menggenjot penyaluran kredit pemilikan rumah sederhana sehat (RSH). Untuk 2008, BTN menargetkan penyaluran kredit RSH sebanyak 125 ribu unit dengan menyiapkan modal sebesar Rp 10,4 triliun. Target itu naik dari tahun sebelumnya dari 110 ribu unit dengan modal sebesar Rp 7,9 triliun. "Prospek ekonomi 2008 dari analisis pengamat seolah tidak lebih bagus dari 2007 karena kondisi makro dan internal. Tapi dalam kondisi apapun kita tetap tingkatkan rencana," kata Dirut BTN Kodradi di sela-sela seminar Prospek 2008: Perbankan dan Properti di BTN, kemarin. Menurut Kodradi, peningkatan dana itu diperoleh dari angsuran penerimaan kembali kredit sebesar Rp 4,44 triliun, dari obligasi sebesar Rp 1 triliun, pinjaman atau sekuritisasi aset ke PT Sarana Multi griya Financial sebesar Rp 500 miliar dan dari dana pihak ketiga sebesar Rp 4,5 triliun serta privatisasi sebesar Rp 2 triliun. "Kita ajukan rencana ke pemerintah untuk melakukan obligasi dan juga penawaran saham perdana (IPO). Untuk IPO, sudah diproses di Komisi XI DPR dan pemerintah," kata Kodradi. Pada 15 November lalu, kata Kodradi, BTN dan Kementerian BUMN dipanggil Panja Privatisasi Komisi XI DPR. Diputuskan, BTN yang masuk daftar privatisasi pada 2007 ini akan dicarry over ke 2008. Artinya, DPR sudah setuju dan tak lagi dibahas, tinggal pelaksanaan oleh pemerintah di tingkat Menko Perekonomian. Mengenai realisasi kredit tahun ini, Kodradi menjelaskan sampai 30 November disalurkan 87.035 unit atau lebih tinggi 17.225 unit dari tahun sebelumnya. Sedang target tahun ini, sebesar 110 ribu unit. "Kita bisa capai 100 ribu unit sampai akhir tahun. Karena di bulan Desember bisa dapat 13 ribu. Kita terkendala pasar yang tak capai. Kalau ada pasarnya kita selalu siap membiayai," ucap Kodradi. Menurut Kodradi, pihaknya juga menyiapkan pembiayaan buat rumah susun senilai Rp 1 triliun untuk tahun ini. Tapi tak jadi terpakai karena pasarnya tidak siap. "Pencangan seribu tower sudah sejak April lalu, tapi pasarnya belum siap," papar Kodradi.(Rakyat Merdeka) AUL
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130