Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Terbitkan Obligasi, BTN Tunjuk Tiga Underwriter

Sumber: Investor Daily, 12 Mei 2011
12/05/2011
PT Bank Tabungan Negara Tbk menunjuk tiga perusahaan sekuritas, untuk menjamin pelaksanaan emisi (underwriter) obligasi perseroan senilai Rp 2 triliun. Obligasi tersebut bakal diterbitkan pada kuartal II-2011.
 
PT Bank Tabungan Negara Tbk menunjuk tiga perusahaan sekuritas, untuk menjamin pelaksanaan emisi (underwriter) obligasi perseroan senilai Rp 2 triliun. Obligasi tersebut bakal diterbitkan pada kuartal II-2011.

"Ada tiga underwriter untuk penerbitan obligasi BTN yang ke-15 ini," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro pada acara Indonesia Banking Expo 2011 di Jakarta, Rabu (11/5).

Iqbal memaparkan, ketiga underwriter tersebut yakni PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT CIMB Securities. Ketiga perusahaan sekuritas tersebut akan memproses rencana penerbitan obligasi BTN.

Iqbal memastikan penerbitan obligasi tersebut akan dilaksanakan pada kuartal II-2011. Pasalnya, perseroan menggunakan laporan keuangan BTN per akhir 2010 sebagai acuan kinerja. Dengan demikian, perusahaan hanya memiliki batas waktu hingga Juni 2011 untuk menerbitkan obligasi tersebut Obligasi yang diterbitkan, menurut Iqbal, berbentuk obligasi biasa dan bukan obligasi subordinasi (subdebt). Sebab, penerbitan obligasi diarahkan untuk struktur pendanaan dan tidak ada kaitannya dengan penambahan modal.

Dia mengatakan, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/ CAR) BTN yang masih sebesar 17,13% pada akhir Maret 2011, dinilai cukup memadai untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan hingga akhir tahun. Di sisi lain, perseroan membutuhkan dana segar dalam jumlah besar untuk penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR).

Realisasi KPR BTN pada Januari 2011 sebesar Rp 1,16 triliun. Nilai ini meningkat menjadi Rp 1,47 triliun pada Februari 2011. Selanjutnya pada Maret 2011 menjadi Rp 1,88 triliun.

Relatif rendahnya penyaluran KPR pada dua bulan pertama 2011, ujar dia, di antaranya karena terkendala belum selesainya masalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Perseroan menargetkan penyaluran KPR tahun ini meningkat dibandingkan akhir tahun lalu.

Secara keseluruhan, penyaluran kredit BTN meningkat 23,78% pada akhir kuartal 1-2011 menjadi Rp 53,39 triliun pada kuartal I-2011. Kredit tersebut tumbuh dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp 43,13 triliun. Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BTN tumbuh 27,86% dari Rp 37,85 triliun pada kuartal I-2010 menjadi Rp 48,39 triliun pada posisi sama 2011. Sedangkan aset perseroan sebesar Rp 70,24 triliun, tumbuh 25,08% dibanding Maret 2010 senilai Rp 56,16 triliun. (epa)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130