Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Transaksi Repo, BTN Gandeng SMF

Sumber: Seputar Indonesia Pagi, 02 Juni 2011
20/06/2011
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menandatangani perjanjian jual-beli tagihan KPR bersyarat (term purchase program) atau Repo KPR dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp 500 miliar.
 
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menandatangani perjanjian jual-beli tagihan KPR bersyarat (term purchase program) atau Repo KPR dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp 500 miliar.

Direktur Financial Strategic and Treasury BTN Saut Pardede mengatakan, dalam repo tersebut Bank BTN setuju untuk menjual kumpulan tagihan KPR BTN secara bersyarat kepada SMF. "Tagihan KPR BTN yang menjadi pokok transaksi ini semuanya terkumpul dari 36 kantor cabang BTN," ujarnya di Jakarta kemarin.

Saut menambahkan, tagihan tersebut berkualitas sangat baik dan memenuhi kriteria seleksi yang ditentukan, seperti tidak memiliki tunggakan, belum pernah mengalami restrukturisasi, telah memiliki dokumen yang lengkap, serta dijamin dengan asuransi jiwa maupun kebakaran. Dia mengungkapkan, ada 34.000 unit rumah yang dibiayai BTN sampai Maret 2011 dengan total nilai sebesar Rp 4,5 triliun.

"KPR bersubsidi sekitar 18.700 unit dengan total nilai Rp1 triliun sedangkan nonsubsidi sekitar 16.200 unit rumah," paparnya. Saut menjelaskan,transaksi repo merupakan bentuk sinergi berkelanjutan antara Bank BTN dengan SMF dalam mengembangkan bisnis pembiayaan perumahan di Indonesia.

Kedua belah pihak sebelumnya telah melakukan hal serupa pada 2010 dengan nilai yang sama yaitu Rp 500 miliar. Tahun lalu, BTN telah menerbitkan sekuritisasi KPR BTN di Indonesia melalui Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) yang diterbitkan sebanyak tiga kali dengan total nilai sebesar Rp750 miliar pada 2010.

Dia menambahkan bahwa dalam waktu dekat BTN akan melakukan penawaran obligasi senilai Rp 2 triliun. "Untuk sementara masih satu seri dengan jangka waktu 10 tahun," paparnya. Wakil Direktur Utama Bank BTN Evi Firmansyah mengatakan, transaksi repo ini merupakan salah satu implementasi rencana kerja Bank BTN dalam bidang penghimpunan dana wholesale di 2010.

"Repo sendiri memfasilitasi penyediaan dana jangka panjang melalui pengaliran dana dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan," tegasnya. Menurut dia, hasil penjualan tagihan KPR BTN ini nantinya akan digunakan memperluas ekspansi kredit yang disalurkan BTN. chindya citra
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130