Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Triwulan III 2007, BTN Lepas 30 Persen Saham

07/12/2006
 
New Page 1 JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (BTN) ingin melepas 30 persen saham pemerintah ke pasar. Direncanakan, pelepasan saham perdana (initial public offering/ IPO) akan digelar pada triwulan ketiga 2007. "Soal kepastiannya, masih menunggu keputusan pemegang saham, yakni pemerintah," kata Dirut BTN, Kodradi, sebelum rapat Panitia Kerja BUMN Komisi Keuangan dan Perbankan (XI) DPR di Jakarta, Selasa (5/12). Ia menjelaskan IPO perusahaannya itu bukan untuk divestasi, tapi untuk dilusi (pengurangan porsi kepemilikan saham). Dengan demikian, dana hasil IPO digunakan untuk memperkuat permodalan agar kapasitas lending (pengucuran kredit) BTN lebih besar. Dalam rapat panja kali Ini, selain mengajukan opsi penawaran saham perdana, BTN juga mengajukan opsi menerbitkan surat utang (obligasi). Tujuan kedua instrumen itu sama, yaitu untuk memperbesar modal BTN sehingga bisa memberikan kredit lebih banyak. Bila rencana IPO di triwulan III, maka rencana penerbitan obligasi BTN sebesar Rp 1 triliun itu direncakana pada triwulan II. Terhadap opsi mana yang dipilih, Kodradi belum dapat memutuskan karena persetujuan tetap ada di tangan pemerintah. Bila tidak IPO maka total aktiva BTN hanya sekitar Rp 36 triliun. Sebaliknya, jika IPO direalisasikan, nilai aktiva itu bisa bertambah satu setengah kali lipat. BTN menargetkan lima tahun ke depan aktivanya menjadi Rp 83-an triliun. Ini berarti meningkat empat kali lipat dari 1997 yang total aktiva terbesar Rp 15,36 triliun dan per Oktober 2006 yang sudah Rp 31,9 triliun. Terkait kinerja keuangan, bank yang fokus ke kredit perumahan ini menargetkan laba bersih di 2006 mencapai Rp 311,97 miliar. Pada 2007, diharapkan laba bersih itu bisa meningkat menjadi Rp 361,76 miliar. Pendapatan bunga bersin tahun ini akan sejumlah Rp 1,44 triliun, tetapi tahun depan diharapkan naik menjadi Rp 1,7 triliun. Untuk penyaluran kredit, di 2007, BTN berharap bisa mengucurkan Rp 7,8 triliun kredit baru yang berarti tumbuh 22,04 persen. Kodradi mengakui belum pernah terjadi BTN merencanakan kenaikan pertumbuhan sebesar itu. Di 2004-2005, growth 21,85 persen, dari Rp 12,609 triliun menjadi Rp 15,364 triliun.  
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130