Home  |  Tentang Kami  |  Produk  |  CSR  |  Unit Usaha Syariah  |  Hubungan Investor  |  Fasilitas Lainnya

BTN News


Upaya Meraih Target KPR

25/09/2007
 
BILA bicara soal kredit perumahan, tidak afdal rasanya kalau tidak melibatkan Bank Tabuhgan Negara, atau lebih terkenal dengan sebutan Bank BTN. Pasalnya, itulah satu-satunya bank di negeri ini yang memiliki misi dan visi khusus melayani pembiayaan sektor perumahan. Dan itu bukan sekadar misi atau visi omong kosong. Di lapangan memang terbukti, sampai hari ini Bank BTN masih menjadi pemimpin pasar kredit pemilikan rumah (KPR) di Indonesia. Target maupun realisasi penyaluran KPR BTN selalu meningkat setiap tahunnya, terutama setelah hantaman krisis mulai mereda di awal-awal 2000an. Tahun lalu (2006) contohnya, BTN berhasil mencatat realisasi kredit baru sebesar Rp6,28 triliun. Tahun ini, Bank BTN menargetkan pengucuran dana untuk kredit baru hingga Rp7,4 triliun hingga akhir Desember 2007. "Sampai Agustus lalu telah terealisasi sekitar Rp 4,7 triliun. Dalam sisa waktu hingga akhir tahun ini, kami optimistis bisa, mencapai target," papar Direktur Bank BTN Iqbal Latanro kepada Media Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu. Iqbal meyakini grafik penyaluran KPR BTN akan .meloncat tinggi pada bulan-bulan setelah Lebaran. "Berdasarkan tren yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, biasanya setelah Lebaran orang akan kembali bergairah mengajukan KPR," katanya. Belum lagi dengan dukungan faktor lain yang juga tak kalah penting, seperti kondisi makroekonomi yang membaik dan kecenderungan tingkat suku bunga pinjaman, termasuk KPR yang terus menurun. Ada dua segmen besar yang Bahkan tidak sedikit di antara bank-bank ini yang mulai menjadikan bisnis KPR sebagai fokus baru mereka menjadi arah penyaluran KPR BTN, yaitu pasar KPR subsidi dan nonsubsidi. Untuk pasar subsidi, tidak bisa dibantah lagi peran dan dominasi Bank BTN. Mereka menguasai sampai 95% pasar KPR subsidi, jauh melebihi bank-bank lain maupun lembaga-lembaga keuangan nonbank yang ditunjuk pemerintah. Yang cukup mendapat saingan adalah di segmen pasar KPR nonsubsidi atau sering diistilahkan dengan KPR komersial. Di pasar itulah bank-bank umum kini banyak beroperasi. Bahkan tidak sedikit di antara bank-bank itu yang mulai menjadikan bisnis KPR sebagai fokus baru mereka. Tentu saja bila tidak diantisipasi, dominasi Bank BTN di pasar KPR secara umum juga bakal terganggu. Itu sebabnya, menurut Iqbal, pengembangan bisnis juga terus dilakukan Bank BTN. Salah satunya dalam hal pengembangan produk KPR untuk memberikan alternatif pilihan yang lebih bervariasi bagi nasabah. Sebagai hasilnya, tahun ini Bank BTN telah meluncurkan produk KPR Platinum untuk lebih membidik segmen menengah dan menengah atas dengan lebih fokus. Dalam kredit itu, pinjaman yang diberikan minimal sebesar Rpl50 juta. Menurutnya, kelebihan KPR Platinum BTN antara lain besaran bunga yang bersaing, fleksibilitas atau keringanan uang muka, dan membolehkan nasabah mengajukan rumah yang belum selesai dibangun. (Pun/S-1)
<< Back
Copyright © 2013 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., All Rights Reserved
Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130