Ajang olahraga dan aksi sosial BTN Run For Charity 2026 yang digelar pada 29 Maret 2026 di BCIS Ancol, Jakarta, membuktikan bahwa semangat gaya hidup sehat dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan. Tidak hanya sukses mengumpulkan para pecinta lari, acara ini berhasil menerapkan konsep keberlanjutan Zero Waste to Landfill dengan mengelola seluruh sampah acara secara bertanggung jawab. Melalui kolaborasi dengan Waste4Change, BTN mengawal pengelolaan sampah secara terintegrasi mulai dari pemilahan di lokasi hingga tahap pengolahan akhir, sehingga tidak ada satu pun sampah yang berakhir menumpuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Dari total 1.460,2 kilogram atau sekitar 1,46 ton sampah yang dihasilkan selama acara, seluruhnya berhasil diselamatkan dan diolah kembali.
Pengelolaan sampah pada event ini dilakukan secara terstruktur sesuai dengan jenisnya. Sebanyak 511 kilogram atau 35 persen sampah organik yang berasal dari sisa makanan dan konsumsi pisang para pelari diolah menjadi pupuk kompos berkualitas serta pakan ternak. Sementara itu, 603,2 kilogram atau 41,3 persen sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, karton, hingga kemasan minuman disalurkan ke mitra daur ulang untuk diubah menjadi produk baru. Sisanya, sebanyak 346 kilogram atau 23,7 persen sampah residu yang tidak dapat didaur ulang diproses menjadi bahan bakar alternatif (Refuse Derived Fuel atau RDF), memastikan tidak ada material yang terbuang sia-sia.
Penerapan sistem pengelolaan sampah ramah lingkungan ini memberikan dampak nyata dalam menekan jejak karbon. Dibandingkan dengan metode pembuangan sampah konvensional, BTN Run For Charity 2026 berhasil menghemat emisi gas rumah kaca sebesar 3.609 kg CO₂eq. Penghematan emisi tersebut setara dengan menanam 60 bibit pohon yang tumbuh selama 10 tahun, pengisian daya baterai untuk 291.776 unit smartphone, atau jarak tempuh perjalanan mobil diesel sejauh 31,6 kilometer.
Keberhasilan konsep ini tidak lepas dari kesadaran para peserta serta kehadiran tim Waste Runners dan edukator lapangan. Panitia menyediakan 10 set tempat sampah pemilahan di area Race Village dan 4 set di area Water Station. Para edukator bergerak aktif menyapa peserta dan memberikan arahan pemilahan sampah secara ramah dan interaktif, sehingga para pelari dapat langsung mempraktikkan gaya hidup ramah lingkungan di tempat. Melalui aksi nyata ini, BTN Run For Charity 2026 membuktikan bahwa langkah kecil di lintasan lari mampu memberikan kontribusi besar bagi kelestarian bumi.