Kerangka Keuangan Berwawasan Sosial
Kerangka Keuangan Berwawasan Sosial BTN Menerima Penilaian ‘Sangat Baik’ dari SDGs Hub Universitas Indonesia
Kerangka Keuangan Berwawasan Sosial (“Social Finance Framework”) BTN telah dievaluasi oleh SDGs Hub Universitas Indonesia dan memperoleh predikat ‘Sangat Baik (Very Good)’ melalui Second-Party Opinion (SPO). Pengakuan ini menegaskan bahwa kerangka tersebut selaras dengan prinsip keuangan sosial internasional serta memperkuat komitmen BTN dalam mendorong pembiayaan yang inklusif dan berkeadilan. Kerangka ini menyediakan pendekatan terstruktur dalam mendanai proyek-proyek yang memberikan dampak sosial positif dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Kerangka Keuangan Berwawasan Sosial
Kerangka Keuangan Berwawasan Sosial BTN menyediakan pendekatan yang terstruktur dalam penyaluran dana untuk proyek-proyek sosial yang berkontribusi terhadap pembangunan inklusif dan berkeadilan. Kerangka ini memastikan bahwa seluruh aktivitas pembiayaan selaras dengan prinsip keuangan berwawasan sosial, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Selain itu, kerangka ini menetapkan kriteria seleksi dan pembiayaan proyek yang memberikan manfaat sosial yang terukur, mencakup peningkatan akses perumahan layak, penguatan usaha mikro dan kecil, serta perluasan akses layanan dasar bagi masyarakat yang masih terbatas jangkauannya.
Kerangka ini disusun dengan mengacu pada praktik terbaik internasional, termasuk Social Bond Principles (SBP) dan Social Loan Principles (SLP) yang diterbitkan oleh International Capital Market Association (ICMA), Loan Market Association (LMA), Asia Pacific Loan Market Association (APLMA), dan Loan Syndications & Trading Association (LSTA).
BTN berkomitmen bahwa proyek-proyek yang didanai melalui kerangka ini akan memberikan manfaat sosial yang nyata dan dapat diukur, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan peran BTN sebagai pelopor keuangan sosial di Indonesia.