Menjelang proses pemisahan unit usaha syariah, Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui unit usahanya BTN Syariah kembali mencetak prestasi: meraih gelar “Best Islamic Bank – Indonesia 2025” dari majalah internasional Euromoney. Penghargaan ini diberikan atas kinerja yang impresif, transformasi berkelanjutan, dan penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis syariah.
Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menyatakan bahwa prestasi tersebut adalah bentuk apresiasi atas langkah strategis BTN Syariah untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri perbankan syariah Indonesia. Dia menegaskan bahwa pasar halal di Indonesia masih memiliki potensi besar dan belum tergarap optimal oleh perbankan syariah, sehingga BTN Syariah akan terus mengembangkan inovasi dan memperluas layanan — khususnya pembiayaan perumahan berbasis syariah dan layanan perbankan digital syariah.
Penghargaan ini juga mencerminkan pengakuan dari Euromoney bahwa BTN dan BTN Syariah telah memberikan kontribusi nyata terhadap program pembangunan perumahan nasional — khususnya dalam menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah (MBR) dan membangun ekosistem perumahan end-to-end mulai dari konstruksi hingga pembiayaan end‐user.
Secara kinerja, hingga Maret 2025, BTN Syariah mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 18,2% secara tahunan menjadi sekitar Rp 46,3 triliun; penghimpunan Dana Pihak Ketiga (TPF) naik sebesar 19,9% menjadi Rp 51,4 triliun; total aset tumbuh 11,6% menjadi Rp 61,2 triliun; dan laba bersih melesat 21,1% menjadi Rp 199 miliar.