PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan optimisme tinggi bahwa program pembiayaan rumah bersubsidi yang ditujukan bagi guru ngaji dan dai akan memenuhi target sebanyak 5.000 unit hingga akhir tahun. Program ini dijalankan bersama mitra seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebagai wujud dukungan terhadap upaya pemerataan akses hunian layak bagi penggerak keagamaan di Indonesia.
BTN menegaskan bahwa pembiayaan tersebut akan menggunakan skema syariah yang sesuai kebutuhan guru ngaji dan komunitas keagamaan, serta diintegrasikan ke dalam program nasional perumahan subsidi yang sudah berjalan. Hal ini mencerminkan komitmen bank untuk tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga mitra pembangunan sosial dan ekonomi umat.
Dengan sinergi lintas lembaga dan segmen yang jelas, BTN yakin target 5.000 unit rumah bersubsidi tersebut akan tercapai secara tepat waktu, sekaligus memperkuat posisi bank dalam mendukung inklusi perumahan nasional.