Kebanyakan orang menganggap bahwa financial planning hanya berguna untuk perusahaan. Padahal, financial planning juga penting untuk masing-masing perorangan untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya, tujuan pensiun, memiliki aset tertentu, dan lain-lain.
Dalam membuat financial planning, diperlukan pemahaman dan pemikiran kritis dalam memperoleh dan mengolah informasi keuangan yang dimiliki dengan baik.
Pada artikel berikut akan dijelaskan pengertian, manfaat, dan tahapan financial planning. Untuk mengetahui lebih lanjut, kamu dapat simak artikel berikut ini.
Key Takeaways:
- Rencana keuangan merupakan dokumen yang berisi gambaran komprehensif mengenai kondisi keuangan pribadi kamu saat ini, tujuan keuangan, hingga strategi yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan tersebut.
- Financial planning yang berarti perencanaan keuangan merupakan serangkaian proses penilaian kondisi keuangan bisnis atau perorangan saat ini untuk menentukan tujuan keuangan di masa depan dan menyusun strategi untuk mencapainya.
- Financial planner juga bertugas membantu klien dalam menentukan jenis investasi berdasarkan tujuan dan profil risikonya. Oleh karena itu, seorang financial planner harus memiliki pengetahuan untuk menganalisis berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana, hingga properti.
Apa itu Financial Plan?
Sebelum masuk ke pembahasan mengenai financial planning, kamu sebaiknya mengetahui pengertian rencana keuangan lebih dulu. Rencana keuangan merupakan dokumen yang berisi gambaran komprehensif mengenai kondisi keuangan pribadi kamu saat ini, tujuan keuangan, hingga strategi yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan tersebut. Financial plan yang baik harus mencakup rincian arus kas, tabungan, utang, investasi, asuransi, dan elemen finansial lainnya yang kamu miliki saat ini.
Pengertian Financial Planning
Dilansir dari Planful.com yang merupakan perusahaan penyedia jasa financial performance management menyatakan bahwa financial planning yang berarti perencanaan keuangan merupakan serangkaian proses penilaian kondisi keuangan bisnis atau perorangan saat ini untuk menentukan tujuan keuangan di masa depan dan menyusun strategi untuk mencapainya. Financial planning yang dimaksud menyangkut berbagai hal, mulai dari pemasukan, pengeluaran, hingga tujuan perencanaan.
Perencanaan keuangan umumnya berbeda-beda setiap orang. Sebab, ini bergantung pada kebijakan, tujuan, dan tahap kehidupan dari orang tersebut. Jika dalam perusahaan, perencanaan keuangan akan bergantung pada kebijakan, proses bisnis dan tahapan perkembangan perusahaan tersebut. Oleh karena itu, masing-masing financial plan berbeda-beda.
Contoh financial planning perorangan yaitu membuat perencanaan keuangan mengenai gaji bulanan. Dengan adanya financial planning, kamu dapat mengelola uang yang diperoleh dari gaji bulanan dan lebih siap dalam menghadapi situasi keuangan yang tidak diperkirakan.
Rencana keuangan pada bisnis juga berfokus pada pertumbuhan atau tujuan jangka panjang serta hambatan potensial dalam mencapai sasaran tersebut. Selain itu, perusahaan juga memerlukan daftar perencanaan keuangan yang detail sehingga memudahkan pengenalan peluang yang belum dikenali dan risiko potensial yang dapat menghambat pertumbuhan perusahaan.
Manfaat Financial Planning
Perencanaan keuangan dapat memberikan beberapa manfaat untuk kamu. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
Membantu kontrol keuangan yang lebih baik
Manfaat utama perencanaan keuangan yaitu membantu kamu untuk dapat mengontrol keuangan pribadi lebih baik. Melalui perencanaan keuangan yang baik, kamu juga dapat mengidentifikasi pengeluaran yang sifatnya berupa pemborosan atau dapat ditunda. Dengan begitu, kamu dapat meningkatkan stabilitas keuangan pribadi.
Pembuatan keputusan finansial yang lebih sistematis
Setelah membuat financial planning, kamu tentu telah mengetahui apa tujuan keuangan yang ingin dicapai. Dengan begitu, kamu memiliki panduan yang jelas dalam membuat keputusan finansial. Keputusan ini bisa berupa mengalokasikan dana untuk kebutuhan atau bahkan berinvestasi.
Dengan adanya financial planning, kamu juga dapat mengetahui bagaimana cara memprioritaskan pengeluaran. Hal ini baik dalam membantu kamu menghindari pengeluaran impulsif atau keputusan investasi tanpa perencanaan yang matang.
Penghasilan dapat dimanfaatkan dengan maksimal
Adanya perencanaan keuangan membantu kamu dalam menentukan berapa besar penghasilan yang perlu dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, investasi, tabungan, dana darurat, dan lainnya.
Financial planning yang efektif dapat membantu kamu mengelola keuangan secara lebih teratur antara pengeluaran dan tabungan sehingga kekayaan berpotensi berkembang seiring waktu.
Persiapan masa depan
Manfaat yang satu ini sering tidak disadari oleh sebagian orang. Pasalnya, perencana keuangan memiliki kemampuan dalam membantu kamu mempersiapkan masa depan. Misalnya, mempersiapkan dana darurat yang memadai, mengamankan dana pensiun, hingga menyusun rencana warisan untuk kepentingan keluarga.
Mewujudkan impian
Financial planning memberikan kamu kesempatan untuk mewujudkan impian finansial, seperti membeli rumah baru, membuka usaha baru, berlibur ke destinasi impian, dan lain sebagainya. Ditambah lagi dengan wujudnya impian finansial, kamu dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencapai stabilitas serta keamanan finansial.
Tahapan Financial Planning
Setelah mengetahui manfaatnya, tentu kamu menyadari pentingnya perencanaan keuangan dan ingin segera mewujudkannya. Ada 9 tahapan dalam perencanaan keuangan:
Menetapkan tujuan keuangan
Tahapan pertama yang harus kamu lakukan adalah menetapkan tujuan keuangan. Perencanaan keuangan dapat berjalan dengan efektif jika dipandu dengan tujuan keuangan yang jelas (<a what-is-a-financial-plan#:~:text="Financial%20planning%20is%20an%20ongoing,for%20goals%20such%20as%20retirement.">Kevin dan Alana, 2024). Tujuan keuangan dapat berupa ingin membeli rumah di umur 30 tahun, ingin mempersiapkan dana pensiun sejak dini, membeli mobil atau aset lainnya.
Memantau keuangan kamu
Selanjutnya, kamu juga harus memantau keuangan baik itu pengeluaran maupun pendapatan. kamu bisa memantaunya dengan gambaran arus kas bulanan yang akurat. Ini juga bisa digunakan sebagai dasar dalam membuat perencanaan keuangan.
Sebagai contoh kamu bisa menerapkan prinsip keuangan 50/30/20. kamu dapat mengalokasikan 50% dari pendapatan bersih untuk kebutuhan (perumahan, utilitas, biaya transportasi, dan kebutuhan lainnya), 30% dari pendapatan bersih dialokasikan untuk membeli keinginan seperti makan, pakaian, dan hiburan. Kemudian, sisa 20% dialokasikan untuk pelunasan utang dan tabungan. Melalui prinsip berikut, kamu akan lebih mudah memantau keuangan.
Menyediakan dana darurat
Dana darurat merupakan hal yang tidak kalah penting untuk kamu persiapkan dalam perencanaan keuangan. Dana darurat merupakan uang yang disisihkan untuk persiapan ketika hal yang tidak diperkirakan terjadi. Kamu bisa mengumpulkan dana darurat secara rutin mulai dari nominal yang kecil, tetapi tetap konsisten.
>Lunasi utang berbunga tinggi
Sebagai layanan penelitian dan wawasan, Populix.com menyatakan bahwa langkah penting selanjutnya yaitu melunasi utang berbunga tinggi seperti kartu kredit, pinjaman dengan jaminan, dan utang sewa lainnya. Pasalnya, beberapa pinjaman ini memiliki suku bunga yang tinggi. Kamu bahkan perlu mengeluarkan biaya sampai dua atau tiga kali lipat yang dipinjam.
Definisi Financial Planner
Bahkan, saat ini telah disediakan jasa financial planner untuk memudahkan kamu dalam mengelola keuangan, baik keuangan pribadi maupun bisnis. Financial planner merupakan kegiatan melakukan konsultasi dengan klien untuk menganalisis tujuan, toleransi risiko, kehidupan, tahapan, dan jenis investasi yang sesuai untuk mereka.(Glints.com 4 April 2024).
Tugas utama mereka tidak hanya memberikan saran, tetapi juga merancang rencana keuangan yang komprehensif dan dapat dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan dan tujuan klien.
Di era keuangan yang kompleks dan penuh perubahan, peran seorang financial planner semakin dibutuhkan. Mereka dapat membantu klien untuk menghadapi berbagai tantangan finansial, mengamankan masa depan keuangan, dan mencapai impian finansial mereka.
Dengan memahami kebutuhan unik setiap klien, financial planner memberikan solusi yang disesuaikan dan membantu klien meraih stabilitas dan keberlanjutan dalam kehidupan keuangan mereka.
Tugas Financial Planner
Tugas seorang financial planner tidak hanya sekedar membantu kamu dalam merencanakan keuangan. Berikut ini penjelasan mengenai beberapa tugas financial planner:
Menganalisis kebutuhan keuangan
Sebelum membuat financial planning, seorang financial planner perlu memahami kebutuhan keuangan klien secara mendalam. Untuk melaksanakan proses ini diperlukan kemampuan analisis mendalam mengenai pendapatan dan pengeluaran. Ia juga harus memahami dengan baik tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
Membuat financial plan
Langkah kedua yang dilakukan oleh seorang financial planner yaitu merancang rencana keuangan yang komprehensif. Dalam hal ini, financial planner harus dapat menyusun strategi pengelolaan utang, pembuatan anggaran, serta pengalokasian dana secara efisien. Namun, dikarenakan finansial klien dapat berubah-ubah, maka rencana keuangan harus bersifat fleksibel.
Menyusun rencana investasi
Financial planner juga bertugas membantu klien dalam menentukan jenis investasi berdasarkan tujuan dan profil risikonya. Oleh karena itu, seorang financial planner harus memiliki pengetahuan untuk menganalisis berbagai instrumen investasi. Mulai dari saham, obligasi, reksa dana, hingga properti perlu dianalisis dan dipilih dengan tepat.
Jika telah memilih investasi yang tepat, financial planner dapat mengalokasi aset dan melakukan strategi diversifikasi sesuai dengan rencana investasinya untuk mengelola risiko dan mengoptimalkan potensi keuntungan dalam mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.
Membantu memiliki instrumen keuangan yang tepat
Kamu sebagai klien juga akan dibimbing oleh financial planner ketika memilih instrumen keuangan. Financial planner bertanggung jawab untuk membantu klien memahami berbagai jenis asuransi, reksa dana, serta instrumen keuangan lainnya. Ia juga bertugas untuk memberikan saran dan penjelasan lengkap untuk bisa membimbing klien dalam memilih instrumen keuangan yang tepat sesuai dengan tujuan keuangan.
Memantau dan mengevaluasi
Setelah melakukan perencanaan dan berinvestasi, seorang financial planner harus memantau dan mengevaluasi proforma rencana keuangan dan investasi secara berkala. Tidak hanya itu, tugasnya meliputi analisis kinerja investasi, meninjau ulang tujuan keuangan, melakukan revisi dan penyesuaian rencana mengikuti perubahan situasi klien dan kondisi pasar. Hal ini bertujuan untuk memastikan klien berada di jalur yang tepat dalam mencapai tujuan keuangan.
Tipe Financial Planner
Ada tiga tipe financial planner yang disediakan untuk kamu pilih sesuai kebutuhan. Berikut ini penjelasan terkait masing-masing tipe financial planner beserta perannya:
Robo-advisors
Tipe financial planner yang satu ini cocok untuk kamu yang ingin membuat rencana keuangan sederhana. Menjadi financial planner yang dikelola menggunakan algoritma komputer secara otomatis, Robo-advisors dapat membantu menyesuaikan rencana dengan tujuan keuangan yang kamu inginkan. Biaya kamu keluarkan untuk membayar jasa robo-advisors lebih ekonomis dibanding tipe lainnya.
In-person financial planner
Berbeda dengan robo-advisors, tipe financial planner yang satu ini cocok untuk kamu yang membutuhkan perencanaan keuangan yang lebih kompleks dan untuk jangka waktu yang lebih panjang. Kelebihan In-person financial planners yaitu dapat memberikan perencanaan keuangan yang lebih realistis dengan keadaan sebenarnya (Fastwork, 2024).
Online financial planning service
Tipe financial planner selanjutnya yaitu online financial planning service. Penyedia jasa yang satu ini merupakan gabungan dari perencana keuangan robot dan manusia. Jadi, kamu tidak hanya dibuatkan rencana keuangan menggunakan algoritma komputer, tetapi juga bisa berkonsultasi dengan ahli perencana keuangan baik itu melalui telepon, email, atau online meeting.
Mengamankan Masa Depan dengan Perencanaan Keuangan yang Bijak Bersama BTN
Perencanaan keuangan bukan sesuatu yang instan, melainkan sebuah proses berkelanjutan yang memerlukan komitmen dan kedisiplinan. Dengan menetapkan tujuan keuangan yang jelas, melacak pengeluaran, menyediakan dana darurat, dan mengatasi utang berbunga tinggi, kamu dapat menciptakan dasar dan pondasi yang kokoh untuk masa depan finansial kamu.
Langkah-langkah di atas tidak hanya membantu kamu mencapai keamanan finansial, tetapi juga memberikan ketenangan dan kebebasan untuk mengejar impian serta tujuan hidup kamu tanpa dibayangi dengan kekhawatiran finansial. Perlu diingat bahwa setiap langkah kecil yang diambil hari ini berdampak besar bagi kesejahteraan masa depan kamu.
Jadi, mari mulai merencanakan keuangan kamu bersama BTN. BTN Prioritas hadir sebagai layanan eksklusif dari BTN untuk kamu nasabah istimewa! Dengan tagline: Defining Your Priority, kami menghadirkan inovasi untuk mendukung kebutuhan dan kenyamanan kamu dengan menawarkan layanan produk investasi, obligasi, dan deposito yang dikelola melalui pelayanan eksklusif serta fasilitas dan perhatian khusus. Tidak hanya itu BTN Prioritas juga memberikan produk proteksi khusus bagi kamu.
Tidak berhenti di situ, ada ratusan benefit dan promo menguntungkan yang menunggu kamu, baik nasabah baru maupun eksisting.
Kunjungi laman berikut ini untuk pelajari selengkapnya dan bergabung dengan BTN Prioritas!