Ajang BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026 tak hanya sukses menyedot perhatian puluhan ribu pecinta lari dari dalam dan luar negeri, tetapi juga mengukir rekor baru dalam gerakan kepedulian lingkungan. Gelaran marathon berskala World Athletics Elite Label yang diikuti lebih dari 45.000 pelari ini berhasil mengelola hampir 7 ton sampah secara bertanggung jawab dengan tingkat pemulihan (recovery rate) mencapai 100 persen.
Berlangsung pada 13–14 Juni 2026 di sepanjang rute ikonik Jakarta—mulai dari Monumen Nasional (Monas) hingga garis akhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK)—event tahunan hasil kolaborasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan Pemprov DKI Jakarta ini membuktikan bahwa ajang olahraga besar bisa sejalan dengan prinsip kelestarian alam.
Melalui inisiatif BTN ESG yang bergandengan tangan dengan mitra pengelola sampah Rekosistem, seluruh sisa aktivitas peserta dan pengunjung tidak dibiarkan menumpuk atau berakhir membebani Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) seperti TPST Bantar Gebang. Dari total 6.970 kg sampah yang terkumpul dari dua kali pengambilan, seluruhnya berhasil dipilah dan disalurkan kembali ke rantai daur ulang serta pengolahan ramah lingkungan. Komposisi sampah terbanyak didominasi oleh material residu terkelola sebesar 74,04 persen, disusul botol plastik PET sebanyak 15,58 persen, serta kardus dan kemasan kertas sebesar 7,11 persen.
Langkah nyata ini memberikan dampak ekologis yang langsung terasa. Pengelolaan sampah yang terintegrasi selama dua hari ajang berlangsung berhasil mencegah pelepasan sekitar 2,39 ton emisi karbon (CO2e) ke udara. Jika dianalogikan ke kehidupan sehari-hari, penyelamatan emisi karbon tersebut setara dengan:
- Menanam 40 bibit pohon yang tumbuh selama 10 tahun.
- Menghindari perjalanan mobil sejauh lebih dari 9.500 kilometer.
- Menghemat 1.020 liter bensin atau setara mencegah pembakaran 1,19 ton batu bara.
Daya tarik keberlanjutan BTN JAKIM 2026 makin terasa meriah dengan hadirnya stasiun edukasi dan aktivasi interaktif di area GBK. Antusiasme pengunjung dan pelari terlihat jelas saat mereka berpartisipasi aktif dalam aksi pemilahan sampah di lokasi. Cukup dengan menukarkan botol plastik bekas pakai, para peserta bisa menikmati berbagai fasilitas menarik, seperti layanan grafir nama dan catatan waktu di medali secara gratis, photobooth, hingga workshop pembuatan tempat kartu (card holder) dari bahan daur ulang. Lewat aktivasi kreatif ini, ratusan botol plastik berhasil dikumpulkan dan diselamatkan untuk didaur ulang.
Kehadiran ESG Volunteers serta penempatan tempat sampah terpisah (organik, anorganik, dan daur ulang) di berbagai titik rute perlombaan turut memudahkan masyarakat dan peserta untuk membuang sampah pada tempatnya. Melalui keberhasilan ini, BTN JAKIM 2026 tidak hanya menegaskan posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia, tetapi juga menetapkan standar baru bagi penyelenggaraan acara olahraga besar yang bersih, hijau, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.