Selain menambah sumber penghasilan, investasi merupakan salah satu cara yang dapat Anda lakukan guna mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilai aset Anda. Investasi kian digemari oleh masyarakat Indonesia berkat semakin mudahnya arus informasi yang dapat diakses oleh masyarakat. Hal ini menyebabkan tingkat literasi keuangan semakin membaik. Menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2022 tercatat total investor di pasar modal Indonesia menyentuh angka 10,3 juta investor. Angka ini meningkat sebesar 37,5 persen dari sebelumnya berjumlah 7,48 juta investor pada akhir tahun 2021.
Terdapat cukup banyak pilihan instrumen investasi yang dapat Anda pilih, mulai dari investasi emas, investasi obligasi, investasi saham, hingga investasi reksadana yang dikenal memiliki risiko investasi cukup rendah. Dari beberapa opsi investasi sebelumnya, produk investasi reksadana merupakan satu-satunya instrumen investasi yang sangat cocok bagi investor pemula. Hal ini dikarenakan investasi reksadana akan dikelola langsung oleh seorang manajer investasi dari perusahaan aset manajemen tertentu. Dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai apa itu reksadana khususnya jenis reksadana pendapatan tetap.
Key Takeaways:- Reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang mengalokasikan dana himpunannya ke dalam instrumen yang bisa menghasilkan pendapatan secara tetap.
- Reksadana pendapatan tetap akan dikelola oleh seorang manajer investasi dari sebuah perusahaan aset manajemen.
- Manajer investasi yang mengelola reksadana pendapatan tetap tersebut 80% akan menempatkannya ke dalam surat utang (obligasi) yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Pengertian Reksa Dana
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat yang dikelola oleh badan hukum dalam hal ini disebut dengan manajer investasi, untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.
Reksa dana sendiri sebetulnya terbagi ke dalam dua jenis, yaitu reksa dana tertutup dan reksa dana terbuka, akan tetapi pada praktiknya reksa dana terbuka lebih sering digunakan oleh masyarakat. Reksa dana terbuka sendiri adalah jenis reksa dana yang dapat diperjualbelikan setiap hari selama jam bursa berlangsung.
Apa Itu Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang mengalokasikan dana himpunannya ke dalam instrumen yang bisa menghasilkan pendapatan secara tetap. Biasanya, manajer investasi yang mengelola reksadana pendapatan tetap tersebut 80% akan menempatkannya ke dalam surat utang (obligasi) yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Terdapat satu alasan yang cukup kuat mengapa reksadana pendapatan tetap menjadi pilihan produk investasi yang digemari oleh banyak investor. Hal ini tidak lepas dari potensi return atau imbal hasil yang dihasilkan relatif lebih tinggi daripada Anda menyimpannya di tabungan bank atau deposito sekalipun. Akan tetapi, tingkat imbal hasil dari investasi reksadana pendapatan tetap akan sangat bergantung kepada tingkat suku bunga Bank Indonesia dan nilai tukar mata uang. Bunga obligasi akan naik ketika suku bunga acuan Bank Indonesia menurun, hal ini akan meningkatkan minat masyarakat untuk meminjam uang ke bank, alih-alih menyimpannya.
Keuntungan Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap
Tujuan seseorang melakukan investasi tidak lain dan tidak bukan untuk mempertahankan aset yang dimiliki dan juga dapat menumbuhkan asetnya, alih-alih hanya dijadikan sebagai tabungan bank biasa. Reksa dana pendapatan tetap sesuai bagi investor berprofil konservatif karena mayoritas dana ditempatkan pada obligasi atau surat utang yang relatif aman. Instrumen ini menawarkan potensi gagal bayar yang rendah serta imbal hasil lebih stabil untuk jangka menengah.
Berikut ini merupakan beberapa keuntungan dari investasi reksa dana pendapatan tetap:
-
Termasuk ke Dalam Instrumen Investasi yang Relatif Aman
Produk investasi reksa dana pendapatan tetap merupakan instrumen investasi yang relatif cukup aman, hal ini disebabkan karena dana yang dihimpun pada reksa dana pendapatan tetap mayoritas ditempatkan pada obligasi atau surat utang sehingga risiko gagal bayar akan lebih kecil.
Reksa dana pendapatan tetap biasanya cocok bagi investor yang memiliki profil risiko konservatif hingga moderat dan cocok sebagai portofolio investasi Anda.
-
Memberikan Potensi Keuntungan Ganda
-
Potensi Wanprestasi Manajer Investasi
-
Tidak Ada Jaminan Dari Pemerintah
-
Risiko Pencairan Dana Investasi
-
Syailendra Fixed Income Fund
-
Eastspring IDR Fixed Income Fund Kelas A
Reksa dana pendapatan tetap juga memiliki potensi dalam memberikan Anda imbal hasil yang lebih tinggi, hal ini dapat terwujud saat performa reksa dana sedang baik sehingga nilai harga per unit reksa dana yang Anda miliki akan tumbuh.
Selain itu, beberapa jenis reksa dana pendapatan tetap juga turut memberikan dividen kepada investornya.
Kekurangan Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap
Walaupun berinvestasi di reksa dana pendapatan tetap berpotensi memberikan Anda pergerakan yang relatif stabil, perlu diingat bahwa reksadana pendapatan tetap merupakan sebuah instrumen investasi yang tentu saja memiliki risiko terhadap setiap pembeliannya.
Dengan demikian, sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap, simaklah beberapa kekurangannya sebagai berikut:
Seperti yang kita ketahui bersama,mekanisme reksadana adalah menitipkan dana untuk dikelola investasinya kepada seorang manajer investasi. Perlu diingat bahwa seorang manajer investasi juga berpotensi gagal dalam mengelola dana tersebut sehingga investor memiliki potensi untuk kehilangan dananya ketika berinvestasi di reksadana pendapatan tetap.
Pada poin kedua ini, ada baiknya Anda menaruh perhatian yang lebih tinggi karena berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap tidak dijamin oleh pemerintah layaknya investasi Surat Utang Negara yang 100% dijamin oleh Undang-Undang. Hal ini disebabkan karena reksa dana pendapatan tetap tidak menggunakan instrumen perbankan dalam pengelolaan dananya.
Tentu saja hal tersebut otomatis membuat reksa dana bukan sebagai produk perbankan yang dilindungi langsung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hal ini membuat setiap investor reksa dana pendapatan tetap bertanggung jawab penuh atas risiko yang mungkin saja terjadi kepada portofolio investasi nya.
Di dalam dunia investasi, apapun dapat terjadi tak terkecuali aksi di mana para investor berbondong-bondong untuk menarik dananya dari perusahaan aset manajemen yang dipilihnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka manajer investasi tentu akan kesulitan dalam menyiapkan dana, sehingga terdapat potensi keterlambatan pembayaran dana kepada investor.
Mengenal Beberapa Jenis Perusahaan Aset Manajemen
Seperti pada pembahasan sebelumnya, investasi reksadana akan dikelola langsung oleh seseorang yang disebut sebagai manajer investasi dan berada di bawah perusahaan aset manajemen. Berikut ini merupakan beberapa perusahaan aset manajemen yang dipercaya untuk mengelola reksadana.
Syailendra fixed income fund merupakan produk reksadana dari aset manajemen Syailendra Capital, Syailendra fixed income fund sendiri memiliki komposisi portofolio investasi minimum 80% dan maksimum 100% pada efek ekuitas bersifat utang, di antaranya seperti Surat Utang Negara, SUKUK, serta surat-surat berharga lainnya seperti obligasi korporasi dan efek bersifat utang lain dengan peringkat atau kelas A dari lembaga pemeringkat efek.
Sama seperti Syailendra fixed income fund, Eastspring Investments juga memiliki produk investasi reksadana bernama Eastspring IDR fixed income fund Kelas A yang mayoritas dananya akan dialokasikan ke Surat Utang Negara Republik Indonesia atau Surat Utang Korporasi yang ada di Indonesia
Mulai Investasi Reks Dana Anda Bersama BTN Prioritas
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang perbankan. Bank Tabungan Negara (BTN) berkomitmen untuk mendukung sektor perumahan melalui 3 produk utama perbankan yaitu perorangan, bisnis, dan syariah. Untuk segmentasi perbankan perorangan, BTN menghadirkan BTN Prioritas yang merupakan layanan ekslusif dan istimewa bagi Anda nasabah BTN Prioritas.
BTN Prioritas juga berkomitmen untuk memberikan layanan investasi reksadana dengan imbal hasil yang relatif lebih tinggi daripada bunga deposito. Kami memiliki beberapa jenis produk investasi reksadana seperti TRIM Dana Tetap 2, Manulife Pendapatan Bulanan II, Batavia Dana Obligasi Ultima, dan Manulife USD Fixed Income.
Nikmati berbagai layanan eksklusif PLUS by BTN Prioritas melalui mobile friendly website kami di www.definingyourpriority.com . PLUS by BTN Prioritas menawarkan berbagai keuntungan seperti loyalty reward yang dapat Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan seperti lifestyle, hotel, dining, gadget, dan lain sebagainya. Terdapat pula wealth voucher yang dapat Anda gunakan untuk membeli produk investasi.
Segera kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai BTN Prioritas.