Eng Ind
Home > Hubungan Investor > Whistle Blowing System (WBS)

Whistle Blowing System (WBS)

Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan Good Corporate Governance (GCG), manajemen Bank BTN berkomitmen menjalankan perusahaan secara profesional dengan berlandaskan pada perilaku perusahaan yang sesuai dengan budaya kerja dan sikap kerja perusahaan, guna mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik.
 
Selain itu untuk meningkatkan integritas perusahaan, Bank BTN mewajibkan seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan pegawai untuk bertindak secara jujur, memiliki integritas dan profesionalisme yang tinggi, dan secara aktif melindungi serta menjaga asset Bank dan dana nasabah dengan mematuhi seluruh ketentuan internal maupun eksternal yang berlaku. Hal ini  sebagai komitmen Bank BTN dalam melakukan pencegahan fraud dan segera menindaklanjuti kejadian fraud untuk mengurangi dampak kerugian finansial, dan non-finansial seperti: publikasi negatif maupun hilangnya kepercayaan masyarakat kepada Bank. Manajemen Bank BTN bermaksud menerapkan suatu standar keterbukaan, kejujuran dan akuntabilitas yang tinggi dalam menyampaikan pelayanan kepada pelanggan dan publik.
 
Kebijakan pelaporan pelanggaran ini adalah suatu kebijakan yang dirancang untuk menerima dan menindaklanjuti adanya pengaduan tentang berbagai jenis pelanggaran yang dapat merugikan perusahaan.  Manajemen Bank BTN tidak dapat mentolerir segala tindakan mal praktik, penyalahgunaan wewenang, kecurangan, serta pelanggaran etika dan hukum yang dilakukan, baik oleh pejabat maupun pegawai Bank BTN dalam menjalankan tugasnya melayani pelanggan dan stakeholders publik.
 
Manajemen akan memastikan terjadinya hal ini dan mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh Pegawai Bank BTN, serta para nasabah dan rekanan untuk dapat melaporkan kejadian-kejadian yang berhubungan dengan tindakan fraud, pelanggaran etika, kriminal, penyalahgunaan wewenang, menerima imbalan, pelanggaran ketentuan perusahaan dan hal-hal lain yang melibatkan karyawan Bank BTN dan/atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan Bank BTN.
 
Dengan memberikan laporan pengungkapan pelanggaran tersebut sebagai suatu informasi awal, berarti telah membantu Bank BTN berperan aktif dalam melaksanakan Good Corporate Governance.
 
 
Waktu Pelaporan Pelanggaran
 
Tidak terdapat batasan waktu kapan untuk melakukan pelaporan pelanggaran. Namun pelaporan sebaiknya  dilaksanakan sesegera mungkin setelah Pelapor/Whistle Blower meyakini kebenaran terjadinya  pelanggaran yang diketahui dan disampaikan tidak lebih dari 3 (tiga) bulan setelah pelanggaran terjadi untuk mempermudah penyelidikan lebih lanjut.
 

Sarana Penyampaian Laporan
 
Pelaporan  pelanggaran dapat dilakukan secara lisan, dengan surat, atau email kepada Tim Whistle Blowing System.
 
Sarana yang dapat digunakan untuk menyampaikan laporan pengaduan:
  • P0 Box Whistle Blowing System (WBS) BTN Jakarta 10000
  • E-mail               : wbs.btn@btn.co.id 
  • Telepon / SMS : 0811-92-45678
Untuk mempermudah dan mempercepat proses tindak lanjut, sebaiknya pelapor bisa memberikan informasi mengenai identitas diri pelapor untuk memudahkan komunikasi dengan informasi, sekurang-kurangnya:
  • Nama pelapor (diperbolehkan menggunakan anonim)
  • Nomor telepon/alamat e-mail yang dapat dihubungi
Identitas Pelapor/Whistle Blower akan dijaga kerahasiaannya oleh Pengelola Whistle Blowing System (Tim WBS) dan dijamin oleh Direksi dan Dewan Komisaris.

Bank sangat berterima kasih apabila penyampaian laporan informasi awal tidak berupa informasi yang berdasarkan rumor dan dengan itikad yang tidak baik.
 
Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya yang baik.